Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengakui kesulitan memberantas peredaran narkoba di Kampung Boncos, Bahari, dan Ambon. Barang haram terus beredar di tiga kampung tersebut meski polisi telah memperketat pengamanan dan pengawasan.
"Dari zaman saya direktur itu Kampung Boncos, Kampung Bahari, Kampung Ambon itu saya razia, betul apa tidak? Tapi memang susah," kata Mukti di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, (22/7).
Untuk diketahui, Kampung Boncos itu beralamat di Jalan Ori RT 007 RW 03, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. Sedangkan, Kampung Bahari berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sementara itu, Kampung Ambon di Jakarta Barat.
Mukti menyebut sudah ada pos polisi di tiga kampung sarang narkoba itu. Bahkan, pos polisi itu dijaga ketat gabungan anggota Brimob Polri dan TNI yang diganti setiap dua pekan sekali.
"Memang kita mesti benar-benar komperhensif lah sama mereka ini," ujar jenderal bintang satu itu.
Menurut Mukti, celah narkoba masih bisa masuk ke tiga kampung itu karena banyaknya pengguna di wilayah tersebut. Hal itu disebut menjadi salah satu kesulitan utama. Meski demikian, anggota di pos polisi ketiga kampung itu dipastikan akan memantau terus pergerakan pelaku.
"Tapi kamu tau Kampung Bahari? Dari ujung ke ujung itu semuanya yang jualan. Pos polisi tengah-tengah. Dihantam yang sini, yang itu ada. Begitu juga kayak Kampung Ambon, di Kampung Ambon, dihantam di sini pindah ke gang sebelah, begitu. Karena daerahnya luas, bukan hanya sekedar dikit aja," ungkap Mukti.
Di samping itu, Mukti menyebut Polri akan merehabilitasi pengguna narkoba. Pasalnya, pengguna dikategorikan adalah orang sakit. Sementara itu, terhadap bandar dipastikan akan ditindak tegas dan dimiskinkan.
"Doakan saya mungkin bulan depan akan rilis kembali untuk TPPU yang cukup besar. tapi itu saja bocornya, bulan depan. InsyaAllah akan ada pengungkapan TPPU yang cukup besar dan akan dirilis oleh Bapak Kabareskrim (Komjen Wahyu Widada)," pungkas eks Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya itu. (Z-8)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Pemerintah DKI Jakarta akan menindaklanjuti arahan yang disampaikan Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto terkait kasus narkoba di Jakarta.
Di sisi lain, Ikhsan menyebut capaian Polri mengungkap 38.943 kasus dengan menyita 197,71 ton narkoba berbagai jenis dan menangkap 51 ribu tersangka perlu diapresiasi semua pihak.
Yusril Ihza Mahendra menyatakan, pemerintah terus melaksanakan pembenahan struktural dan pengawasan menyeluruh di seluruh unit pemasyarakatan.
Nasir mengaku menyayangkan adanya transaksi narkoba di dalam Rutan. Ia menyoroti sistem pengawasan yang ketat terhadap para narapidana belum dijalankan oleh pihak Rutan.
PETUGAS Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menggagalkan peredaran 13 kilogram ganja di kawasan Pasar 9, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang, Sumatra Utara.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus menjadi killing ground bagi bandar dan jaringan narkoba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved