Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVIS lingkungan dan gender, Nur Amalia mengatakan bahwa perempuan dan anak paling rentan terhadap dampak perubahan iklim karena perempuan merupakan bagian dari mayoritas masyarakat miskin dunia dan penghidupannya lebih tergantung pada sumber daya alam yang terancam oleh perubahan iklim.
"Ada hambatan sosial politik yang membatasi perempuan untuk mengatasi upaya-upaya mitigasi maupun adaptasi. Bagaimana kita mau melakukan mitigasi dan pencegahan kalau tambang, perkebunan dengan skala besar, hingga industri ekstraktif terus dibuka," kata Nur dalam Simposium Perempuan Prakongres III DPP Partai NasDem, Jumat (21/6).
Padahal negara-negara lain memiliki sumber daya alam yang sama tapi mereka mencoba untuk memanfaatkan dari negara lain dulu lalu kemudian memanfaatkan di wilayahnya.
Baca juga : Perempuan dan Anak Paling Beresiko terhadap Perubahan Iklim
Perempuan dan laki-laki di daerah pedesaan di negara berkembang sangat rentan khususnya ketika mereka sangat tergantung pada sumber daya alam lokal untuk mata pencaharian sehari-hari.
"Masih adanya stigma masyarakat perempuan mengurus rumah tangga. Padahal tanggung jawabnya bisa sebagai pengurus sumber daya alam dan rumah tangga, memposisikan perempuan dengan baik untuk membantu dalam strategi penghidupan yang disesuaikan dengan realitas perubahan lingkungan," ujar dia.
Selain itu, ia juga mengatakan masih terjadi kesenjangan dalam mengakses sumber daya alam. Menurutnya norma budaya dan sosial yang membatasi peran perempuan dalam memiliki serta mengelola sumber daya, termasuk tidak adanya pengakuan terhadap hak kolektif perempuan utamanya perempuan adat.
Baca juga : Tingkatkan Akses Sanitasi dan Higiene Berkelanjutan kepada Kelompok Marginal
"Masih tidak jelasnya peraturan dan lemahnya penegakan hukum terkait hak akses perempuan," jelasnya.
Nur Amalia merekomendasikan agar peran perempuan dimaksimalkan dengan mempromosikan n pelibatan perempuan dalam pengambilan keputusan melalui tata kelola pemerintahan yang inklusif di mana ada keterlibatan perempuan melalui affirmative action.
Meningkatkan pelatihan bagi perempuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keahlian dalam pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam.
"Hingga memastikan akses perempuan pada layanan keuangan serta pembiayaan termasuk kredit, hibah dan layanan lainnya yang bisa mendukung perempuan pada pengelolaan sumber daya alam," pungkasnya. (Iam)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Studi terhadap 5 juta kelahiran di Afrika dan India mengungkap tren mengejutkan, paparan panas saat hamil menurunkan jumlah bayi laki-laki yang lahir.
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
PERWAKILAN Perempuan Nelayan Sumatra Utara, Jumiati, mengungkapkan perubahan iklim membuat cuaca sulit diprediksi. Itu berdampak pada banyaknya nelayan di kampungnya kesulitan melaut.
Studi terbaru mengungkap tanaman tropis mengalami pergeseran waktu berbunga hingga 80 hari. Fenomena ini mengancam rantai makanan dan kelangsungan hidup hewan.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved