Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendukung pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi semua anak usia sekolah sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini masalah kesehatan.
"IDAI berkomitmen mendukung program ini melalui berbagai cara, seperti pelatihan tenaga kesehatan untuk memperkuat kapasitas dokter umum,
perawat, dan kader kesehatan sekolah dengan standar pemeriksaan anak berbasis ilmu terkini," kata Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso sebagaimana dikutip dalam keterangan pers, Senin (11/8).
Ia menyampaikan bahwa IDAI sejak 2022 telah melakukan sosialisasi dan advokasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin melalui Program Paediatrician Social Responsibility (PSR).
"IDAI juga telah mengembangkan panduan protokol pemeriksaan kesehatan anak sekolah yang terstandardisasi," katanya.
Menurut IDAI, program pemeriksaan kesehatan gratis sebaiknya menjangkau anak usia sekolah yang bersekolah maupun tidak bersekolah di wilayah perkotaan sampai daerah terpencil dengan fasilitas dan tenaga kesehatan terbatas.
Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI Hikari Ambara Sjakti menyampaikan, IDAI berharap program pemeriksaan kesehatan gratis untuk anak usia sekolah dapat dilakukan secara menyeluruh dan merata pada semua anak Indonesia.
"Bukan hanya di sekolah-sekolah perkotaan atau daerah dengan fasilitas kesehatan memadai," katanya.
Ia menyampaikan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis sebaiknya juga menjangkau anak-anak yang sudah putus sekolah.
"Perlu juga dipikirkan bagaimana untuk menjangkau anak putus sekolah," katanya.
IDAI menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala untuk mendeteksi ini masalah kesehatan seperti malnutrisi, anemia, gangguan
penglihatan dan pendengaran, infeksi, dan penyakit kronis pada anak usia sekolah.
Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak usia sekolah juga penting untuk memantau tumbuh kembang anak, memastikan pertumbuhan fisik, kognitif, dan emosional anak berjalan baik selaras dengan pertambahan usia.
Selain itu, edukasi tentang kesehatan, pemenuhan kebutuhan gizi, kebersihan diri, dan pencegahan penyakit menular bisa disampaikan kepada
anak-anak selama pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.
IDAI menyarankan pemeriksaan kesehatan gratis ditindaklanjuti dengan intervensi berupa pemberian rujukan ke puskesmas maupun rumah sakit bagi anak dari keluarga kurang mampu yang terdeteksi mengalami masalah kesehatan dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan kesehatan anak usia sekolah, menurut IDAI, selanjutnya bisa dijadikan sebagai acuan dalam merancang dan menerapkan
kebijakan dan intervensi kesehatan berbasis bukti. (Ant/Z-1)
PEMERIKSAAN kesehatan pranikah atau pre-marital check up menjadi langkah penting bagi pasangan yang akan menikah. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi penyakit menular.
Pemeriksaan kesehatan ini merupakan wujud kepedulian Generali Indonesia pada kesehatan masyarakat sekaligus dalam rangkaian ulang tahun perusahaan ke-17.
PENYAKIT hipertensi, diabetes melitus, hingga masalah gigi menjadi penyakit yang banyak ditemukan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Penyanyi populer Indonesia, Vidi Aldiano, membagikan perkembangan terkini mengenai kondisi kesehatannya melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @vidialdiano.
Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia, dengan harapan masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan
Imunisasi campak dan rubela MR diberikan pada usia 9 bulan, kemudian diulang dosis kedua pada usia 18 bulan.
Komnas Perlindungan Anak mengingatkan seluruh pihak bahwa anak adalah masa depan bangsa.
Pelaku penembak gereja di Minneapolis dinyatakan terobsesi dengan gagasan membunuh anak-anak.
Masih tingginya kasus anemia akibat kekurangan zat besi pada anak Indonesia menjadi tantangan menuju Generasi Emas 2045.
Tayangan yang tepat memiliki nilai edukatif dan moral yang positif, sesuai dengan tahap perkembangan anak, dan menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
Tayangan televisi edukatif yang sesuai dengan usia anak serta didampingi orangtua dapat memperluas kosakata, menambah pengetahuan, hingga mengenalkan nilai moral serta sosial.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved