Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa jumlah rukun tetangga (RT) yang tergenang banjir telah berkurang hingga pukul 15.00 WIB. Saat ini, terdapat 51 RT yang terdampak.
"BPBD mencatat adanya penurunan area genangan dari sebelumnya 63 RT menjadi 51 RT, atau sekitar 0,052 persen dari total 30.772 RT yang tersebar di seluruh DKI Jakarta," ungkap Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, kepada para wartawan di Jakarta, pada hari Sabtu, 25 Mei 2024.
Isnawa menjelaskan bahwa titik-titik banjir tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Ciliwung.
Baca juga : Jakarta Diguyur Hujan, 34 Ruas Jalan Tergenang
"Di Jakarta Selatan, terdapat 5 RT yang terdampak, sedangkan di Jakarta Timur, terdapat 46 RT yang mengalami genangan," tambahnya.
Dia juga menyebutkan bahwa Pejaten Timur merupakan kelurahan di Jakarta Selatan yang paling terdampak, dengan ketinggian air mencapai 110-120 cm. Sementara itu, Kampung Melayu dan Cawang menjadi kelurahan dengan ketinggian air tertinggi di Jakarta Timur, mencapai 30-150 cm.
"BPBD DKI mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan. Dalam keadaan darurat, masyarakat diharapkan segera menghubungi nomor darurat 112," tandasnya. (Z-10)
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan sejak Desember 2025 lalu menyebabkan terpuruknya perekonomian warga.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved