Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH benda diduga granat ditemukan warga di sebuah area pemancingan di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), pada Senin (13/5).
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, Iptu Tomy Brian menjelaskan bahwa benda tersebut di dapat dari seorang warga saat hendak menggali kolam pemancingan.
"Jadi pemilik pemancingan, sedang menggali-gali untuk kolamnya menemukan lah benda saat menggali, lalu diambil dikeruk-keruk, dibersihkan, memang diduga granat, masih diduga," kata Tomy saat dihubungi, Selasa (14/5).
Baca juga : Lonjakan Pemudik Sudah Terjadi di Terminal Tanjung Priok
Setelah ditemukan, warga tersebut langsung melaporkannya ke kepolisian. Tim Gegana dan Jibom Satbrimob Polda Metro Jaya langsung turun tangan.
"Sudah diamankan, kita kemarin datang dari pihak Polsek dan Polres lalu dibawa oleh Gegana Jibom Satbrimob dari Polda Metro untuk ditelusuri lebih lanjut," tuturnya.
Dari hasil keterangan sementara, area pemancingan itu memang dulunya digunakan sebagai lokasi latihan militer. Namun, hal ini masih perlu didalami lebih lanjut.
Baca juga : Terdapat Tanda Kekurangan Oksigen dari Mayat yang Membusuk dalam Peti Kemas di Tanjung Priok
"Kata yang punya pemancingan si katanya dulunya tempat latihan tentara gitu. Saya juga tidak tahu," ungkap Tomy.
Saat ini, tim dari Satbrimob Polda Metro Jaya masih memeriksa benda yang diduga granat itu.
(Z-9)
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Kepolisian berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan.
Warga RW 01 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/12) mendapatkan edukasi pelestarian lingkungan melalui penguatan Bank Sampah dan peningkatan akses kesehatan.
Indonesia sejauh ini telah menempuh jalur yudisial terhadap empat kasus pelanggaran HAM berat, yakni Timor Timur, Abepura, Tanjung Priok, dan Paniai
Polri mengungkap dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam hal ini, barang diberitahukan tidak dikenakan bea keluar
Polri mengungkap kronologi penindakan dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved