Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyebut bahwa terdapat indikasi adanya kekurangan oksigen pada mayat wanita yang ditemukan membusuk di dalam peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hasil tersebut polisi dapatkan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan luar terhadap mayat wanita tersebut.
"Ditemukan adanya tanda kekurangan oksigen," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu I Gusti Ngurah Putu Khrisna saat dihubungi, Kamis (18/1).
Diduga, kekurangan oksigen tersebut karena korban berada dalam peti kemas tersebut. Meski demikian, apakah kekurangan oksigen menjadi penyebab kematian korban atau bukan hingga kini masih didalami.
Baca juga: Mayat Wanita yang Membusuk dalam Peti Kemas di Tanjung Priok Alami Mumifikasi
"Mungkin ya, mungkin di dalam kontainer itu. Saat di kontainer mungkin masih hidup, kalau seperti itu. Jadi ketika di dalam kontainer tidak ada udara, ya udah. Tapi nanti untuk intinya untuk merangkum semua itu harus dibedah mayatnya dilihat jaringan paru-parunya barulah kesimpulan keluar, ini baru awal," jelasnya.
Selain itu, dari hasil pemeriksaan sementara didapati beberapa temuan lainnya. Gusti mengatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan hingga luka patah tulang pada tubuh korban.
Baca juga: Polisi Lacak Asal-usul Peti Kemas Berisi Mayat Wanita di Pelabuhan Tanjung Priok
"Setelah dilakukan pemeriksaan, itu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Tidak ada memar tidak ada luka gores atau tusuk, tidak ada. Kemudian tidak tampak ataupun teraba adanya patah tulang, jadi saat diraba tidak ada patah tulang baik di tangan, kaki, kemudian leher nggak ada yang patah tulangnya," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Sesosok mayat wanita tanpa identitas yang sudah membusuk ditemukan di dalam peti kemas kosong di dermaga bongkar muat Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (16/1) kemarin.
Saat ditemukan, mayat wanita tanpa identitas tersebut kondisinya cukup mengenaskan hingga nyaris menjadi kerangka.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu I Gusti Ngurah Putu Khrisna Narayana mengatakan, mayat wanita tersebut awalnya ditemukan pekerja bongkar muat yang hendak memasukkan barang ke dalam peti kemas.
"Pada saat saksi ingin melakukan kegiatan bongkar muat atau memasukan barang orderan ke dalam peti kemas itu, kemudian dibuka dan saksi terkejut melihat mayat tersebut," kata Ngurah saat dikonfirmasi, Rabu (17/1).
Pekerja bongkar muat, kata dia, langsung melaporkan temuan mayat itu kepada sekuriti yang kemudian meneruskannya ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok.
Ngurah mengatakan, pihaknya segera melakukan olah TKP awal untuk menyelidiki kasus penemuan mayat wanita tersebut.
(Z-9)
Kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah luka tersebut akibat kekerasan atau benturan saat terbawa arus.
TIM SAR gabungan akhirnya dapat menemukan seorang bocah yang menjadi korban tenggelam di Sungai Ngaso, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.
TIM rescue Basarnas Pekanbaru menemukan seorang petani sawit bernama Tiopan Siregar yang dilaporkan hilang di perkebunan kelapa sawit di Kelurahan Titian Antui Riau dalam kondisi tewas.
Polisi mengungkap identitas mayat RTA, 14, yang ditemukan di Pejaten, Jakarta Selatan. Korban diduga menjadi korban eksploitasi anak dalam kasus TPPO.
SEORANG pria bernama Abdul Kader Usman, 62, warga Perumahan Sapphire Purwokerto Utara, Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan tewas setelah tenggelam tersangkut gulma.
MUSIKUS D4vd menyatakan akan bersikap kooperatif terkait penyelidikan atas ditemukannya jasad di dalam bagasi mobil Tesla. Hal ini diungkapkan pihak perwakilannya setelah LAPD.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Kepolisian berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan.
Warga RW 01 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/12) mendapatkan edukasi pelestarian lingkungan melalui penguatan Bank Sampah dan peningkatan akses kesehatan.
Indonesia sejauh ini telah menempuh jalur yudisial terhadap empat kasus pelanggaran HAM berat, yakni Timor Timur, Abepura, Tanjung Priok, dan Paniai
Polri mengungkap dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam hal ini, barang diberitahukan tidak dikenakan bea keluar
Polri mengungkap kronologi penindakan dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved