Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Polisi Tunggu Hasil Labfor Terkait Kematian Ibu dan Anak di Warakas

Golda Eksa
08/1/2026 18:41
Polisi Tunggu Hasil Labfor Terkait Kematian Ibu dan Anak di Warakas
Ilustrasi .(MI)

POLDA Metro Jaya menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mengungkap tabir kematian tiga orang di dalam rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ketelitian menjadi prioritas penyidik guna memastikan penyebab pasti kematian para korban.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald Simanjuntak, menjelaskan bahwa proses uji laboratorium terhadap sampel cairan tubuh korban membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Hasil labfor itu membutuhkan waktu karena tidak sebentar untuk membuktikan bahwa kandungan yang ada dalam cairan dari sampel yang diambil dari tubuh korban, nanti disesuaikan dengan barang bukti yang ada di TKP," ujar Reonald, Kamis (8/1).

Mengedepankan Akurasi Data
Reonald menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan. Akurasi hasil laboratorium menjadi kunci utama dalam menentukan apakah terdapat unsur pidana atau tidak dalam peristiwa tersebut.

"Terkait adanya dugaan pidana, kita tidak bisa menduga-duga karena kita harus berdasarkan fakta," tegasnya.

Secara teknis, hasil laboratorium forensik biasanya memerlukan waktu rata-rata lebih dari dua minggu, bergantung pada tingkat kesulitan dan kompleksitas barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

10 Saksi Telah Diperiksa
Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara terus bergerak mendalami keterangan dari berbagai pihak. Hingga saat ini, sebanyak 10 orang saksi telah dimintai keterangan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara AKB Onkoseno Gradiarso Sukahar, menyebutkan bahwa saksi yang diperiksa mencakup keluarga hingga lingkungan sekitar.

“Total 10 saksi yang sudah diperiksa dalam kasus ini. Kami masih memperbanyak pemeriksaan saksi,” kata Onkoseno di Jakarta, Senin (5/1).

Saksi-saksi tersebut di antaranya adalah anak korban yang baru pulang bekerja saat kejadian, serta anak korban lainnya yang sempat ditemukan dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di RSUD Koja. “Selain itu, mereka yang ada di sekitar lokasi kejadian seperti tetangga korban dan lainnya,” tambahnya.

Selain menunggu hasil labfor terkait cairan tubuh, kepolisian juga menantikan hasil autopsi dari RS Polri Kramat Jati. Fokus pemeriksaan meliputi penyebab kematian serta pengujian terhadap sejumlah sampel makanan dan minuman yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami masih menunggu,” pungkas Onkoseno singkat terkait perkembangan hasil pemeriksaan medis dan sampel barang bukti tersebut. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik