Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi menyepakati bahwa visa yang digunakan oleh jemaah haji harus bisa resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
“Ada ketentuan yang perlu dipenuhi bahwa visa yang boleh digunakan untuk ibadah haji yaitu visa resmi haji yang dikeluarkan Pemerintah Saudi. Di luar itu enggak boleh digunakan. Ini pemerintah akan tindak tegas siapa pun yang pakai visa di luar yang resmi,” ungkapnya dalam konferensi pers Persiapan Musim Haji 1445H/2024M dan Lokakarya Pengenalan Tempat Bersejarah di Jakarta, Selasa (30/4).
Lebih lanjut, aturan ini juga dikuatkan oleh fatwa yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi bahwa siapa pun yang melaksanakan ibadah haji tidak sesuai prosedural bahwa ibadah hajinya tidak sah.
Baca juga : Bertemu Menteri Saudi, Menag Sampaikan Problem Layanan Armina 1444 Hijriah
“Kami akan tindak tegas bagi biro yang tidak menggunakan visa resmi. Jadi harus pakai yang benar dan resmi,” ujar Yaqut.
Dia juga mengatakan kedatangan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah ke Indonesia saat ini juga untuk memastikan layanan terbaik dari pihaknya untuk jemaah haji Indonesia.
“Indonesia harus bersyukur dapat keistimewaan dari Pemerintah Saudi dan didatangi langsung untuk memastikan jemaah haji Indonesia dapat pelayanan terbaik. Kami merasa bersyukur dan berterima kasih kedatangan delegasi ini,” tuturnya.
Baca juga : Catat Sejarah, Amirul Hajj 2023 Libatkan Perempuan
Di tempat yang sama, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah menambahkan bahwa jemaah haji pertama yang mendapat kartu nusuk hajj adalah jemaah Indonesia.
“Kartu elektronik nusuk hajj ini dibuat khusus untuk pelayanan haji yg didalamnya terdapat informasi haji. Kartu itu akan membantu jemaah mengetahui lokasi pelaksanaan ibadah haji dan di kartu itu juga ada sertifikat pelaksanaan haji sehingga akan jadi kenang-kenangan indah bagi jemaah haji,” ucapnya.
Dia juga menegaskan bahwa tidak akan ada yang diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah haji tanpa visa yang diatur dan dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Baca juga : Jemaah Haji Mengeluh Antrean Lift di Hotel Madinah Sampai 2 Jam
“Untuk keselamatan jemaah haji tidak dibolehkan berangkat tanpa proses prosedural dan sudah dikeluarkan fatwa. Kami melaksanakan koordinasi dengan Kementerian Agama RI bahwa jika ada yang promosikan pakai visa yang tidak prosedural tidak benar dan akan ditindak tegas,” tegasnya.
Dia juga mengatakan pada tahun lalu, penerbangan langsung dari Indonesia ke Arab Saudi mencapai 3.500 penerbangan.
Hal ini menunjukkan perjalanan paling jauh yang intensif dan aktif di dunia adalah perjalanan dari Indonesia ke Arab Saudi secara langsung.
Baca juga : Menteri Agama: Petugas Haji Harus Responsif Bantu Jemaah yang Kelelahan
“Sudah dilaksanakan juga koordinasi dan kerja sama untuk menambah penerbangan dari beberapa bandara Indonesia untuk diterima di bandara Arab Saudi,” lanjutnya.
Pemerintah Arab Saudi juga dikatakan telah memberikan kemudahan visa dan kedatangan jemaah umrah Indonesia yang telah mencapai lebih dari 1,2 juta jemaah.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan revitalisasi terhadap situs di Arab Saudi yang terkait perjalanan hidup Nabi Muhammad Rasulallah SAW.
“Kami imbau seluruh jemaah umrah untuk kunjungi situs tersebut,” kata dia.
Dia juga menanggapi terkait umrah backpacker yang tengah ramai menjadi perbincangan di Indoneaka. Menurutnya, di Arab Saudi sendiri sudah ada petugas yang akan memastikan visa umrah bagi para jemaah umrah.
Sehingga menurutnya tidak mungkin jemaah umrah yang tidak memiliki visa umrah resmi akan diizinkan untuk melakukan ibadah umrah. (Des)
Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan Yusuf menegaskan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan pemahaman ibadah dalam Manasik Haji Nasional 2026
Wakil Ketua DPR RI Komisi VIII, Abdul Wachid mengapresiasi langkah inovatif pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji, khususnya pembagian kartu Nusuk sejak di embarkasi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap butir nasi yang dikonsumsi jemaah haji memiliki kualitas terbaik dan cita rasa nusantara."
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
hifdzun nafs atau menjaga keselamatan jiwa jemaah haji harus menjadi prioritas utama pemerintah,
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved