Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Metro Jakarta Barat menetapkan artis lawas Ibra Azhari atau IBR, 53, dan NN, 52, sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mengatakan, pihaknya juga telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pemasok narkoba Ibra Azhari. Kedua pemasok tersebut berinisial ADR dan RZ yang ditangkap di sebuah kontrakan di kawasan Jakarta Timur.
"Dari kasus penyalahgunaan narkoba artis lawas berinisial IBR ini totalnya ada empat tersangka yang kami amankan dua diantaranya sebagai pemasok narkoba terhadap IBR dan NN sementara 1 lainnya berinisial ERL (DPO) dalam pengejaran petugas," kata Syahduddi kepada wartawan, Senin (8/1).
Baca juga : Aktor Ibra Azhari Ditetapkan Tersangka Narkoba
Syahduddi menjelaskan, Ibra ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Tangerang Selatan bersama barang bukti sebanyak 0,21 gram narkotika jenis sabu beserta alat hisap.
Sementara itu, NN ditangkap di sebuah rumah di Cipayung, Jakarta Timur. Polisi kemudian mendapatkan sebuah plastik klip kecil sisa pakai, satu unit timbangan digital dan lima butir Alprazolam serta satu set alat hisap sabu.
Dari pengakuan Ibra, ia mendapatkan sabu dari ADR dan RZ yang kini sudah ditangkap di sebuah kontrakan wilayah Jakarta Timur.
Baca juga : Polda Sumut Berhasil Bongkar Pabrik Narkoba, Dikendalikan dari Lapas
"Di mana saudara IBR ini mendapatkan narkotika jenis sabu dengan membeli seharga Rp200 ribu dengan dikirim melalui jasa pengiriman online," katanya.
Dari ADR dan RZ polisi juga berhasil mengamankan barang bukti, diantaranya satu paket sedang sabu dengan berat 10,93 gram, tiga paket kecil narkotika jenis sabu dengan berat 1,21 gram, satu bungkus koran ganja dengan berat 21,10 gram, satu bungkus kertas coklat ganja dengan berat 4,26 gram.
"Pengakuan ADR dan RZ, mereka mendapatkan narkoba tersebut dari seseorang berinisial ERL yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," ujarnya.
Atas peristiwa ini, Ibra dan NN dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1)UU RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika.
Sementara untuk pemasoknya, ADR dan RZ dikenakan dengan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika. (Z-4)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan.
Anggota parlemen AS menekan pemerintahan Trump agar merilis video serangan “double-tap” 2 September dengan membatasi anggaran perjalanan Menhan Pete Hegseth.
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap kapal yang diduga membawa narkotika di Pasifik Timur, menewaskan empat orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved