Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH daerah di Jakarta yang tergenang banjir akibat hujan deras sejak Kamis (4/1) sore mulai bekurang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 19 RT masih tergenang hingga Jumat (5/1) pukul 06.00 WIB.
"Genangan yang sebelumnya terjadi di 21 RT dan 2 ruas jalan, saat ini, menjadi 19 RT atau 0,061% dari 30.772 RT (di Jakarta)," ujar Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Michael Sitanggang, dalam keterangan tertulis, Jumat (5/1).
Michael menyampaikan 19 RT yang masih tergenang itu tersebar di tiga wilayah administrasi, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Ia merinci jumlah RT dan ketinggian genangan di setiap wilayah.
Baca juga: Banjir Pondok Karya Mampang Jaksel Setinggi 90 Cm
Sebanyak empat RT tergenang di Jakarta Barat dengan ketinggian air yang berbeda-beda. Rinciannya dua RT di Kelurahan Rawa Buaya tergenang dengan ketinggian 30 centimeter (cm).
Sebanyak dua RT di Kelurahan Tegal Alur tergenang dengan ketinggian 20 sampai dengan 30 cm. Kondisi itu menyebabkan 26 jiwa harus mengungsi di RPTRA Anggrek 04.
Selain itu, sebanyak dua RT di Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, tergenang dengan ketinggian 30 cm. Selanjutnya, terdapat 13 RT di Jakarta Timur yang tergenang.
Baca juga: BMKG: Jabodetabek akan Dilanda Hujan Deras dan Cuaca Ekstrem hingga 10 Januari
Rinciannya satu RT di Kelurahan Cililitan tergenang mencapai 70 cm. Lalu, tercatat lima RT di Kelurahan Cawang tergenang mencapai 30 cm.
Sebanyak tiga RT di Kelurahan Bidara Cina tergenang mencapai 35 hingga 60 cm. Selanjutnya, sebanyak empat RT di Kelurahan Kampung Melayu tergenang hingga mencapai 80 cm.
BPBD telah menerjunkan sejumlah personel untuk mengurangi genangan. Mulai dari penyedotan hingga bekoordinasi dengan para lurah dan camat.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," pungkasnya. (Z-1)
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved