Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM evakuasi satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), membersihkan ribuan baliho, spanduk, dan banner partai politik (parpol) di beberapa sudut kota, Senin (13/11).
Baliho-baliho, spanduk dan banner bergambar bakal calon presiden (bacapres) dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) serta bakal calon legislatif (bacaleg) bertumbangan diterjang bencana alam puting beliung di sejumlah kawasan seperti Kecamatan Bojongsari, Kecamatan Pancoran Mas, Kecamatan Cilodong dan Kecamatan Sukmajaya serta jalan protokol atau utama pada Minggu (12/11) petang.
Kepala Satpol PP Kota Depok Muhammad Thamrin mengaku Tim evakuasi Satpol PP telah membersihkan dan mengangkut baliho-baliho, spanduk, dan banner roboh ke Markas Satpol PP Jalan Margonda.
Baca juga : Hujan Guyur Depok, Satu Rumah dan Jembatan Ambruk
" Kita sudah bersihkan dan simpan. Sekarang ada di Markas, " ujar Thamrin, Senin (13/11).
Baca juga : 2 Pohon Besar di Depok Tumbang Timpa Rumah Warga
Ia mengatakan pembersihan baliho, spanduk dan banner ini bukan sebagai bentuk penertiban
dan pelanggaran atau menyalahi aturan. Melainkan karena rusak dan roboh dikeroyok angin kencang hari kemarin.
Dikatakannya, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan Satpol PP Kota Depok Dimana, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. “Pembersihan ini harus dilaksanakan untuk menjaga keindahan dan kebersihan Kota Depok,” ujarnya.
Lebih lanjut Thamrin mengatakan, baliho-baliho, spanduk dan banner yang diangkutnya ke markas adalah milik parpol yang terpasang di sudut kota. " Sebab kalau tak dibersihkan
akan membuat jalan perkotaan terlihat tidak indah, dan merusak pemandangan kota, " tukasnya.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Deni Romulo Hutauruk mengatakan
bencana alam puting beliung yang melanda Kota Depok pada Minggu (12/11) petang merusak 1 mobil mewah dan 5 sepeda motor di Kecamatan Bojongsari dan Kecamatan Pancoran Mas.
Angin puting beliung tersebut, sambung dia adalah yang pertama melanda Kota Depok sejak enam bulan terakhir (Z-8)
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Lokasi terjadinya pungli itu berada di simpang Jalan Kunir dan Jalan Kemukus.
Fokus utama petugas adalah area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas (traffic light) yang kerap menjadi pusat kerumunan para pencari sumbangan.
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memastikan tidak ada penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 yang menampilkan kembang api, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta.
Jika masih ada pihak swasta yang tak mengindahkan larangan tersebut, Satpol PP akan langsung meminta pelaksanaan peluncuran kembang api disetop.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menertibkan 16 reklame yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved