Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), Kamis, (2/11). Pohon tumbang menimpa rumah warga, kabel listrik, kabel jaringan internet, dan warung.
Berdasarkan data Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok terdapat dua pohon besar tumbang di Jalan Al-Zihad RT 002 RW 02 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong.
"Dua titik pohon tumbang berdampak pada kabel hingga atap rumah warga, kabel listrik, kabel wifi, dan warung, " kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Deni Romulo Hutauruk, Kamis (2/11).
Kejadian angin kencang itu tidak seperti biasanya yang disertai hujan.
Baca juga: Lahan Kosong di Depok Terbakar
"Biasanya rumah rusak dan lain sebagainya sebab akibatnya karena angin kencang yang disertai hujan deras dan petir, " ujar Deni.
Pohon tumbang menimpa bagian atap rumah milik Eva dan milik Saiman. Rumah warga tersebut selanjutnya, mengalami rusak sedang dan berat. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada bidang penanggulangan bencana untuk mengevakuasi pohon tumbang.
Petugas kemudian datang ke lokasi untuk melakukan asesmen kebencanaan. Saat ini pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi.
“Pohon tumbang telah dilakukan penanganan,” ucap Deni.
Baca juga: Rumah Permanen di Depok Ludes Dilalap Api Saat Pemilik tidak di Rumah
Deni mengingatkan warga Kota Depok untuk waspada dengan kejadian serupa. Mengingat cuaca masih terbilang ekstrem dan sedang masa peralihan dari kemarau menuju musim hujan.
Sementara itu, Rukmanto, warga Kelurahan Kalibaru mengaku sebelumnya sudah meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok untuk menebang pohon di pinggir jalan di kawasannya karena membahayakan.
"Kami sudah bersurat tapi tak ditanggapi,” ujar Rukmanto.
Rukmanto menyampaikan warga sangat resah dan khawatir banyak pohon-pohon besar sudah rapuh di kawasannya. Dia berharap DLHK memotongnya.
"Warga berharap ada tindakan untuk keamanan masyarakat," katanya.
Dikatakan Rukmanto masyarakat mau memotong pohon tersebut tetapi tidak berani karena belum ada izin dari pihak terkait. Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan pihak DLHK Kota Depok.
(Z-9)
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Beberapa titik evakuasi meliputi Jalan Perintis Kemerdekaan (Pulo Gadung), Gang Galur Kanal Banjir Timur (Pulo Gebang), area TPU Kampung Dukuh, serta Jalan Raya Bogor
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, terdapat enam pohon tumbang di ibu kota pada Senin 12 Januari 2026. Data tersebut dihimpun hingga pukul 14.00 WIB.
Sejumlah personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan asesmen an penanganan puluhan pohon tumbang.
ANGIN puting beliung menerjang areal Terminal 1 Bandara Internasional Juandandi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (8/1) sore.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved