Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPD RI daerah pemilihan DKI Jakarta, Prof.Dr.Sylviana Murni menyatakan dirinya akan memperjuangkan terwujudnya seluruh pekerja di DKI terlindungi oleh program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) atau universal coverage.
Untuk itu, Sylviana meminta Pemprov DKI serta DPRD DKI turut serta dan lebih agresif lagi untuk mewujudkannya
Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu mengatakan, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya menjadi wujud pemerintah untuk melindungi warganya. Seluruh warga yang bekerja selayaknya mendapat perlindungan program Jamsostek.
Baca juga: Terus Meningkat, 85 Ribu Pekerja Rentan Di Kabupaten Tangerang Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
”Cuma persoalan yang paling mendasar adalah masyarakat belum tahu,” ujar Sylvi di sela sosialisasi manfaat program Jamsostek di Ruang GBHN, Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (23/6).
Dalam sosialisasi tersebut hadir Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Deny Yusyulian, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta Hari Nugroho, sejumlah komunitas, seperti altet, penggiat olah raga masyarakat, serta para karyawan dan staf DPR/MPR.
Sylvi mengatakan sebagai senator dapil DKI dirinya turut berkewajiban memfasilitasi sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Wilayah DKI karena merupakan salah satu tanggung jawabnya.
Iuran Per Bulan Hanya Rp 16.800
”Bayangkan hanya membayar Rp 16.800 kok bisa men-cover pemulihan kecelakaan kerja tanpa batas biaya,” ungkap Sylvi.
Bahkan Sylviana murni terheran-heran melihat langsung manfaat tunai untuk ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai angka Rp7,5 miliar. Manfaat tersebut baru diserahkannya secara simbolis kepada ahli waris penerima.
Baca juga: Lindungi Petugas Regsosek, BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan Santunan Rp3 Miliar
Sylviana juga mendorong agar di dapilnya terjadi percepatan pencapaian universal coverage alias seluruh tenaga kerja terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.
”Apalagi kita akan mengalami bonus demografi. Pemprov DKI harus bertanggung jawab tercapainya universal coverage,” ungkap Sylvi.
Tidak hanya Pemprov DKI, menurut Sylvi, anggota DPRD DKI juga harus turun tangan demi tercapainya universal coverage di DKI.
Untuk itu sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan juga harus menyasar ke anggota DPRD DKI. ”Pahamkan dulu nggota DPRD-nya, maka mereka akan berjuang untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Sylvi.
Baca juga: Ahli Waris Kader Dasawisma Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan
Menurutnya, DPD, Pemprov DKI, DPRD DKI sepatutnya bersinergi untuk kepentingan universal coverage ini karena sudah didukung oleh regulasi.
”Tinggal bagaimana kita sosialisasikan bersama manfaat program BPJS Keteangakerjaan ini,” ungka Sylvi.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Deny Yusyulian, bersyukur Pemprov DKI Jakarta merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) No 55 Tahun 2016 tentang Perliundungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Hasilnya keluar Pergub No 15 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Regulasi tersebut sangat penting dalam percepatan pencapaian universal coverage program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di DKI Jakarta.
Salah satunya yang akan di-cover oleh Pemprov DKI adalah pengurus RT, RW, dan serta anggota lembaga kemasyarakatan dilindungi oleh program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Baca juga: Jadi Peserta Jamsostek, Atlet Sepak Bola Diharap Bisa Bermain Optimal
Begitu pula mitra-mitra Pemprov DKI seperti kader Dasawisma, kader Jumantik, akan dilindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
”Terakhir ada perlindungan untuk para pekerja rentan dengan alokasi anggaran oleh Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan. Kami melakukan validasi data PBI (penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan) yang selama ini dibayari Pemprov DKI tetapi juga ada kewajiban perusahaan untuk memberikan PBI untuk para pekerja,” kata Deny.
Bekerja Sama dengan Dinas Ketenagakerjaan
Menurut Deny, kini pihaknya bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan untuk memvalidasi data perusahaan-perusahaan yang wajib memberikan PBI. Nantinya PBI itu akan dialihkan untuk membayar iuran untuk pekerja rentan yang ada di DKI Jakarta.
Ia juga menjelaskan bahwa data pekerja rentan di DKI sudah ada dalam program P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan).
Pihaknya kini menyusun tim percepatan pelaksanaan peningkatan program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bersama Biro Perekonomian dan Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta.
”Tahun ini semoga terwujud paling tidak di triwulan keempat di bulan Oktober 2023,” ucap Deny. (RO/S-4)
IRAN dilaporkan menutup Selat Hormuz, jalur vital pasokan minyak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dampak Selat Hormuz ditutup terhadap warga DKI Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar pawai ogoh-ogoh hingga pemasangan penjor untuk pertama kalinya di jantung ibu kota tersebut dalam rangka perayaan Nyepi.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melanjutkan program sekolah swasta gratis dengan menambah jumlahnya menjadi 103 sekolah pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Pemprov DKI Jakart Verifikasi Data Peserta Mudik Gratis
PENDAFTARAN Mudik Gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2026 klaster kedua resmi dibuka pada hari ini Rabu 25 Februari 2026.
Selain RUU Daerah Kepulauan, dalam Sidang Paripurna menjelang masa reses tersebut, DPD RI juga menyoroti progres RUU Pemerintahan Aceh.
DPD RI juga mendesak percepatan pembahasan RUU Daerah Kepulauan untuk memperkuat karakter Indonesia sebagai negara maritim.
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya siswa SD di Ngada, NTT.
DEWAN Perwakilan Daerah (DPD RI) menyatakan telah menginventarisasi berbagai persoalan terkait aktivitas perusahaan yang berdampak pada kerusakan lingkungan di sejumlah daerah.
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
KONSISTENSI Ketua Komite II DPD Badikenita B.R. Sitepu, dalam memperjuangkan nasib petani mendapatkan pengakuan tertinggi negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved