Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDUTAAN Besar Korea Selatan (Korsel) di Indonesia mengeluarkan peringatan kepada warganya tentang kualitas udara di Jakarta yang memburuk. Peringatan Kedubes Korsel tentang kualitas udara Jakarta mengacu pada situs Air Quality Index (AQI).
"Dalam beberapa hari terakhir, kondisinya buruk sejak subuh hingga jam sibuk di pagi hari," demikian bunyi peringatan dalam keterangan Kedubes Korsel sebagaimana dikutip Media Indonesia, Kamis (15/6).
Berdasarkan situs AQI, kualitas udara di Jakarta sedang buruk. Bahkan, di daerah Tomang, Jakarta Barat, angka kualitas udara mencapai 180. Sementara di daerah lain di Jakarta telah mencapai rata-rata 160.
Baca juga : Polusi Jakarta Kian Buruk, Dinas LH Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
AQI dihitung berdasarkan enam komponen yakni partikel debu halus, debu ultrafine, karbon monoksia, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon.
Baca juga : Ancaman Polusi Udara Hantui Warga Ibu Kota
Semakin tinggi angkanya mencerminkan semakin banyak muatan enam komponen tersebut di udara sehingga kualitas udara menjadi semakin buruk.
Kedubes Korsel memperingatkan agar warga Korsel yang berada di Jakarta menghindari aktivitas di luar ruangan serta menutup jendela guna menghindari masuknya polusi udara.
Kedubes Korsel akan terus memberikan informasi berkaitan dengan kualitas udara di Jakarta kepada warganya agar dapat menjadi pertimbangan saat ingin beraktivitas di luar.
Kedubes Korsel juga menjelaskan dalam poin terakhir bahwa buruknya kualitas udara di Jakarta adalah akibat musim kemarau.
Di samping itu, diprediksi musim kemarau tahun ini akan semakin parah akibat fenomena El Nino yang dikhawatirkan dapat membuat kualitas udara makin memburuk.
"Oleh karena itu, waspadai penyakit pernapasan," demikian bunyi imbauan terakhir pengumuman tersebut. (Z-8)
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mengatakan, tingginya tingkat polusi udara di Jakarta membuat kesehatan masyarakat terganggu. Sekaligus menurunkan kualitas hidup warga.
Kemudian ada teknologi sensor supaya tahu kapan zona merah. Selain itu, ada truk embun sudah dilakukan di kota-kota Tiongkok.
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya polusi udara merupakan langkah krusial dalam menekan dampak kesehatan yang ditimbulkan.
BMKG mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan, dalam siklus harian, konsentrasi PM2,5 tertinggi di wilayah DKI Jakarta ialah selepas malam hari hingga menjelang pagi hari.
Kualitas udara di Jakarta, Senin (14/10) pagi masuk urutan ke delapan sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
POLUSI di DKI Jakarta menimbulkan dampak kesehatan dan kerugian yang besar bagi masyarakat.
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Operasi bedah estetika kini jadi gaya hidup modern. Sejumlah aktris Indonesia memilih Korea untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved