Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDUTAAN Besar Korea Selatan (Korsel) di Indonesia mengeluarkan peringatan kepada warganya tentang kualitas udara di Jakarta yang memburuk. Peringatan Kedubes Korsel tentang kualitas udara Jakarta mengacu pada situs Air Quality Index (AQI).
"Dalam beberapa hari terakhir, kondisinya buruk sejak subuh hingga jam sibuk di pagi hari," demikian bunyi peringatan dalam keterangan Kedubes Korsel sebagaimana dikutip Media Indonesia, Kamis (15/6).
Berdasarkan situs AQI, kualitas udara di Jakarta sedang buruk. Bahkan, di daerah Tomang, Jakarta Barat, angka kualitas udara mencapai 180. Sementara di daerah lain di Jakarta telah mencapai rata-rata 160.
Baca juga : Polusi Jakarta Kian Buruk, Dinas LH Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
AQI dihitung berdasarkan enam komponen yakni partikel debu halus, debu ultrafine, karbon monoksia, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon.
Baca juga : Ancaman Polusi Udara Hantui Warga Ibu Kota
Semakin tinggi angkanya mencerminkan semakin banyak muatan enam komponen tersebut di udara sehingga kualitas udara menjadi semakin buruk.
Kedubes Korsel memperingatkan agar warga Korsel yang berada di Jakarta menghindari aktivitas di luar ruangan serta menutup jendela guna menghindari masuknya polusi udara.
Kedubes Korsel akan terus memberikan informasi berkaitan dengan kualitas udara di Jakarta kepada warganya agar dapat menjadi pertimbangan saat ingin beraktivitas di luar.
Kedubes Korsel juga menjelaskan dalam poin terakhir bahwa buruknya kualitas udara di Jakarta adalah akibat musim kemarau.
Di samping itu, diprediksi musim kemarau tahun ini akan semakin parah akibat fenomena El Nino yang dikhawatirkan dapat membuat kualitas udara makin memburuk.
"Oleh karena itu, waspadai penyakit pernapasan," demikian bunyi imbauan terakhir pengumuman tersebut. (Z-8)
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mengatakan, tingginya tingkat polusi udara di Jakarta membuat kesehatan masyarakat terganggu. Sekaligus menurunkan kualitas hidup warga.
Kemudian ada teknologi sensor supaya tahu kapan zona merah. Selain itu, ada truk embun sudah dilakukan di kota-kota Tiongkok.
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya polusi udara merupakan langkah krusial dalam menekan dampak kesehatan yang ditimbulkan.
BMKG mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan, dalam siklus harian, konsentrasi PM2,5 tertinggi di wilayah DKI Jakarta ialah selepas malam hari hingga menjelang pagi hari.
Kualitas udara di Jakarta, Senin (14/10) pagi masuk urutan ke delapan sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
POLUSI di DKI Jakarta menimbulkan dampak kesehatan dan kerugian yang besar bagi masyarakat.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved