Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN terjadi di kawasan Cipayung, Jakarta Timur pada, Senin (23/1) dini hari dan menghanguskan lapak rongsokan.
Humas pemadam kebakaran DKI Jakarta Mulat Wijayanto menyampaikan bahwa, diduga api disebabkan oleh adanya konsleting listrik.
"Dugaan penyebab konsleting listrik" ucap Mulat kepada media, Senin (23/1).
Dia menyampaikan bahwa, pihaknya mengerahkan total 15 unit dan 75 personil yang dua diantaranya adalah pasukan bantuan dari Bekasi.
"Pengerahan 15 unit dengan 75 personil, Jakarta 13 unit dan Bekasi 2 unit" ucapnya.
Baca juga: Lapak Barang Bekas di Cipayung Ludes Terbakar
Dalam kebakaran tersebut, Mulat menyampaikan bahwa setidaknya petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menyelesaikan operasi. Operasi tersebut dimulai pada pukul 01.14 WIB dini hari dan baru dapat diselesaikan pada pukul 03.35 WIB.
"Waktu mulai operasi pukul 01.14 WIB, waktu selesai operasi pukul 03.34 WIB" terangnya. (Jul/OL-09)
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan masih terjadi pemadaman listrik bergilir di empat kabupaten di Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved