Jumat 06 Januari 2023, 21:41 WIB

Tersangka Simpan Jasad Angela Lebih dari Setahun, Polisi: Bingung Mau Dibuang ke Mana

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Tersangka Simpan Jasad Angela Lebih dari Setahun, Polisi: Bingung Mau Dibuang ke Mana

Medcom
Rumah kontrakan tempat tersangka MEL menyimpan jenazah Angela yang telah dimutilasi lebih dari setahun di Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

 

TERSANGKA kasus pembunuhan M Ecky Listiantho alias MEL, 34, sengaja menyimpan jasad Angela Hindriati Wahyuningsih, 54, selama lebih dari satu tahun di rumah kontrakannya di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Komisaris Resa Marasabessy mengatakan MEL menyimpan jasad Angela di rumah kontrakan karena tidak tahu harus ke mana membuang jasad yang sudah dimutilasi tersebut.

Selain itu, lanjut Resa, tersangka pelaku juga mengaku takut ketahuan oleh warga jika membawa jasad Angela keluar dari rumah kontrakannya. Alhasil, MEL menyimpan jasad Angela yang termutilasi di dalam rumah  kontrakannya itu sejak membunuhnya pada November 2021 silam.

"Jadi dia itu kenapa menyembunyikan jasad korban di tempatnya karena takut ketahuan oleh warga. Selain itu, pelaku bingung mau dikubur dan buang ke mana jasad korban," ujar Resa saat dimintai konfirmasi, Jumat (6/1).

Resa mengatakan MEL mengaku awalnya membunuh Angela dengan mencekik leher. Setelah Angela tewas, tersangka kemudian menunggu dua pekan sampai jasad Angela membusuk. Setelah itu, MEL memutilasi tubuh Angela menggunakan gergaji listrik.

"Dua minggu setelah dibunuh baru dimutilasi," ujar Resa.

Atas perbuatannya, Ecky dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan Jo Pasal 339 KUHP tentang pembunuhan dengan pemberatan atau Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama lamanya 20 tahun.


Baca juga: Mutilasi Jenazah Angela Dilakukan 2 Minggu Usai Dibunuh


"Pasal 340, 338, 339 (sangkaan pasal)," kata Resa.

Sebelumnya, polisi memastikan wanita yang ditemukan tewas dalam kondisi dimutilasi di sebuah rumah kontrakan di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, bernama Angela Hindriati Wahyuningsi.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan pihaknya memastikan identitas korban dengan mengedepankan scientific crime investigation.

"Hasil pemeriksaan DNA hari ini hasil kolaborasi antara kedokteran forensik RS Bhayangkara atau RS Polri Kramat Jati dan Laboratorium Forensik Polri mengindikasikan bahwa korban terkonfirmasi Angela Hindriati," kata Hengki, melalui keterangannya, Jumat (6/1).

Hengki mengatakan berdasarkan pemeriksaan laboratorium forensik, diduga Angela dibunuh sekitar November 2021. Dalam kurun waktu satu tahun lebih, tersangka menyimpan jasad korban di kontrakan yang kerap ditempati oleh tersangka ketika tidak berada di rumahnya.

Hengki mengatakan selanjutnya tim penyidik Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan mendalami terkait motif pembunuhan yang diduga dilakukan oleh tersangka MEL. Hengki mengatakan pihaknya akan melibatkan Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) dan juga psikiatri forensik untuk mengungkap kasus ini.

"Tim menganalisa motif dan latar belakang tersangka yang melakukan tindak kejahatan yang cukup keji ini," katanya. (OL-16)

Baca Juga

ANTARA

Tak Semua Surat Tilang Dikirim Ke Rumah Pelanggar, Ini Jawaban Dirlantas

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Jumat 27 Januari 2023, 14:22 WIB
Latif menjelaskan hal itu dikarnekan kurangnya Daftar Isian Pelaksanan Anggaran (DIPA) Dirlantas Polda Metro Jaya untuk menangani...
Ist

Kuliner Festival Meriahkan Imlek di Cibubur Juction dan Lippo Plaza Ekalokasari Bogor

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 13:49 WIB
Program kuliner kali ini akan menghadirkan pilihan makanan nusantara yang diikuti lebih dari 25 pelaku usaha UMKM dimulai pada, Rabu...
Antara

ERP Ditolak Ojol, Heru: Prosesnya Masih Lama

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 27 Januari 2023, 13:04 WIB
RENCANA Pemprov DKI menerapkan program jalan berbayar elektronik untuk mengatasi kemacetan ditolak mentah-mentah oleh para pengemudi ojek...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya