Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menemukan gerobak milik penculik bocah bernama Malika, 6, di Pasar Poncol, Senen, Jakarta Pusat. Diketahui, gerobak itu digunakan oleh pelaku yang merupakan pengepul barang bekas.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin menjelaskan sebelumnya kepolisian mendapatkan informasi soal gerobak yang kerap digunakan oleh pelaku saat memulung barang bekas. Berbekal informasi itu, kepolisian melakukan penelusuran.
Komarudin mengatakan pihaknya lalu menemukan gerobak itu di Pasar Poncol. Gerobak itu telah dijual oleh pelaku dengan harga Rp400 ribu.
"Gerobak itu kita temukan telah dijual oleh pelaku pagi hari sebelum kejadian. Dijual di Pasar Poncol seharga Rp400 ribu," kata Komarudin, ketika dihubungi, Selasa (27/12).
Komarudin menjelaskan berdasarkan keterangan dari pembeli gerobak, pelaku bernama Herman. Nama tersebut berbeda dari yang diketahui oleh orangtua korban. Orangtua korban mengaku mengetahui pelaku bernama Yadi.
Komarudin mengatakan pihaknya akan terus mendalami identitas pelaku serta menyesuaikan wajah pelaku dengan kesaksian dari saksi dan orangtua korban.
"Ini masih kita cocokkan dulu apakah Yadi yang dimaksud orangtua ini adalah Herman tersebut, atau ternyata lain lagi. Ini masih kita dalami, kita masih mencari kesesuaian wajah," katanya.
Lebih lanjut, Komarudin menyebut pihaknya mendapatkan informasi bahwa pelaku membawa Malika hingga ke wilayah Banten. Kabar tersebut sebelumnya beredar di media sosial.
Baca juga: Polisi Masih Buru Pria Siram Istri dan Anak dengan Air Keras
Ia mengatakan pihaknya terus melacak di mana pelaku berada. Setiap informasi yang diperoleh akan ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.
"Semua informasi yang diberikan masyarakat kita sisir, kita telusuri termasuk berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Seperti kemarin ada informasi di wilayah Tangerang, namun orangnya berbeda. Masih kita dalami, kita minta doa masyarakat kita bisa mengungkap identitasnya saja dulu," katanya.
Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun Instagram @infokomando.official memperlihatkan aksi penculikan terhadap seorang anak bernama Malika.
Penculikan itu terjadi di Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Mulanya video viral itu memperlihatkan korban yang berjalan di sekitar lokasi. Kemudian, terlihat seorang pria yang memakai pakaian serbahitam dan topi muncul dan mendekati korban.
Pelaku lalu mendekati korban dan memegang tangan korban. Pria misterius dan korban lalu naik ke sebuah bajaj dan meninggalkan lokasi.
Adapun Kapolsek Sawah Besar AK Patar Mula Bona mengatakan peristiwa penculikan itu terjadi pada Rabu (7/12).
"Betul, kejadian tanggal 7 (Desember). Keluarga korban lapor ke polisi tanggal 9 (Desember)," kata Bona.
Bona mengatakan tim gabungan telah dibentuk untuk mengungkap kasus penculikan tersebut.
"Saat ini tim gabungan dari Polsek dan Polres sudah turun untuk mendalami kasus yang ada," katanya. (OL-16)
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
POLISI akan segera melakukan gelar perkara kasus kebakaran Terra Drone, di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Desember 2025.
RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mengidentifikasi tujuh jenazah korban kebakaran Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat. Identifikasi itu berdasarkan pencocokan data antemortem.
SEORANG pria bernama Sunarto alias Berkat (49) tewas usai dibacok pelaku tawuran saat berusaha membubarkan aksi tawuran yang terjadi di tanggul Wika, Jakarta Utara
Sebab, menurut Mohamad Hekal, adanya social-commerce saat ini dikhawatirkan akan berdampak negatif pada UMKM yang ada, jika tidak segera diatur.
Lima terduga aksi terorisme yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat, pada 7 Desember 2022 lalu.
Surat itu ditemukan usai MUI menerima informasi dari sejumlah rekan media.
Saat ini, anggota Densus 88 berinisial HS sudah ditahan Polda Metro Jaya. Dia diduga menjadi pelaku pembunuhan sopir taksi online di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Pelaku bernama Muhammad Mardha Dzakwan alias Mardha, 27, ditangkap di wilayah hukum Polsek Brangsong (Pontang), Serang, Banten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved