Selasa 08 November 2022, 20:30 WIB

Heru Perintahkan Transjakarta Utamakan keselamatan dalam Operasional

Mediaindonesia | Megapolitan
Heru Perintahkan Transjakarta Utamakan keselamatan dalam Operasional

MI/ANDRI WIDIYANTO
Bus TransJakarta dengan nomor bodi SAF 005 yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raden Inten, Jakarta Timur.

 

PENJABAT (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta TransJakarta memiliki dan menerapkan pola pikir (mindset) keselamatan yang utama, terlebih Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat bus TransJakarta terlibat dalam 827 kecelakaan pada periode Januari-September 2022.
 
"Artinya TransJakarta harus membangun pola pikir atau 'mindset' untuk menerapkan 'safety first' di setiap layanannya yang dimiliki," kata Heru saat berbincang santai di Balai Kota Jakarta, hari ini.
 
Dalam menerapkan pola pikir itu, kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) tersebut, TransJakarta harus melakukan standarisasi bagi pramudi baik itu dari BUMD bidang transportasi tersebut atau dari operator.
 
"Harus ada standarisasi yang sama untuk pengemudi TransJakarta dan juga operator. Sekolahkan bila perlu untuk bisa memahami kendaraan yang akan dibawanya, terlebih sebentar lagi ada banyak kendaraan listrik kan," kata Heru.
 
Heru juga menekankan bahwa TransJakarta harus menerapkan rekomendasi Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang telah juga menyusun Standar Kompetensi Kerja (SKK) khusus bagi Transjakarta.
 
"Itu rekomendasi yang memang harus diterapkan. Kami akan dorong TransJakarta untuk menerapkan," tutur Heru.

Baca juga: Kesal Diputusin, Pria Cekik Pacarnya hingga Tewas

Di tempat lainnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengklaim angka kecelakaan yang melibatkan bus TransJakarta terus menurun sejak tahun 2020.
 
"'Accident rate' TransJakarta mengalami penurunan di dua tahun terakhir, termasuk pada tiga kuartal di 2022," kata Direktur Operasional dan Keselamatan PT TransJakarta, Yoga Adiwinarto saat diwawancarai di Menteng, Jakarta, Selasa.
 
Yoga mengatakan, tingkat kecelakaan (accident rate) diukur berdasarkan setiap 100.000 kilometer (km) sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 85 Tahun 2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum.
 
Yoga menjelaskan, pada tahun 2020 angka kecelakaan TransJakarta menurun mencapai angka 1,82 persen pada 2020 dan turun menjadi 0,51 persen pada 2022.
 
"'Accident rate' rata-rata mengalami penurunan dari 2,68 persen di 2019, turun ke 1,82 persen di 2020, turun 0,78 persen bahkan sampai 0,51 persen di tahun 2022 angka kecelakaan," katanya.(Ant/OL-4)

Baca Juga

Antara/Sigid Kurniawan

Heru : Deputi Gubernur Bisa Bekerja Lebih Luas

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 14:01 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi...
MI/Adam Dwi

Polda Metro Kembali Gelar Street Race pada Januari 2023 

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 02 Desember 2022, 23:24 WIB
Diketahui, Polda Metro Jaya sudah lima kali menggelar ajang balap jalanan (street race), di mana kompetisi perdana berlangsung di Ancol...

Dua Kali Beraksi, Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Depok Ditangkap

👤Kisar Rajagukguk 🕔Jumat 02 Desember 2022, 22:03 WIB
Pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Bahkan, dalam semalam, ia menyatroni dua rumah kosong di lokasi yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya