Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyelidiki adanya kejadian penembakan yang dilakukan oleh pria yang menggunakan jaket ojek online (ojol) di Tambora, Jakarta Barat. Kejadian itu viral di media sosial.
Berdasarkan unggahan @jurnalis169, tampak pria mengenakan jaket ojol turun dari sepeda motor dan menodong senjata ke seorang warga.
Kapolsek Tambora Komisaris Rosana Albertina Labobar mengaku kesulitan mengungkap identitas pelaku, karena sepeda motor yang digunakan tidak terdaftar alias bodong. Namun demikian, pihaknya akan tetap mengejar pria tersebut. Diketahui, pria tersebut bersama rekannya yang mengendarai sepeda motor.
"Kalau ada kejadian viral pasti Polsek Tambora gak mungkin diam, pasti kami melakukan pengejaran untuk dua orang tersebut," kata Rosana saat dimintai konfirmasi di Jakarta, Senin (3/10).
Rosana menjelaskan pihaknya telah memeriksa 6 saksi terkait kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, memang terjadi penembakan terhadap seorang warga yang bertugas sebagai pengamanan lingkungan (hansip) wilayah itu.
"Enam saksi yang kami periksa dan mereka menyampaikan benar yang terlihat seperti itu," katanya
Baca juga: Polisi Lakukan Olah TKP Kasus KDRT Lesti Kejora
Rosana menjelaskan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, diketahui kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (1/10) pukul 06.00 WIB. Awalnya, dua orang pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor mendatangi sebuah tempat makan.
Salah satu warga yang juga hansip di lingkungan tersebut kemudian mendatangi kedua pria itu untuk menanyakan tujuan mereka.
Kemudian salah satu pria yang mengenakan jaket ojol mengaku akan mengambil limbah makanan di tempat makan. Namun, hansip itu terus bertanya kepada pria itu.
Rosana mengatakan pria berjaket ojol itu kemudian menembak hansip itu sebanyak empat kali. Hansip mengalami memar di bagian tangan, paha, dan kelingking.
"Hansipnya bertanya terus karena ini kan masih pagi jam segini ngapain ngambil limbah, dan kemudian si orang itu ke temannya mungkin ada percakapan apa ke temannya yang naik motor, kemudian dia panggil kembali si hansip dan dia melakukan penembakan menggunakan airsoft gun," jelasnya.
Rosana kemudian meluruskan informasi yang beredar terkait dugaan percobaan perampokan yang dilakukan pelaku. Ia mengatakan berdasarkan rekaman CCTV pelaku tidak mencoba merampok rumah warga.
"Memang sekali lagi tidak ada tanda-tanda perampokan, mau megang pagar pun tidak hanya melintas dan berdiri di depan rumah itu," katanya. (OL-16)
Saat kegiatan berlangsung, tim BAZNAS juga turut bertemu dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang tengah melakukan kunjungan langsung ke posko pengungsian.
Sebanyak 70 rumah ludes terbakar dengan 100 kepala keluarga (400 jiwa) kehilangan tempat tinggal dan harga benda lainnya.
Kecamatan Tambora ditetapkan sebagai pilot project atau proyek percontohan dalam upaya mencapai Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) 2025 di wilayah Jakarta Barat.
POLISI menyebutkan bahwa kebakaran yang sering terjadi di wilayah Tambora, Jakarta Barat, banyak disebabkan dari hal-hal sepele.
Kasus tersebut terbongkar setelah orang tua korban mendapatkan informasi bahwa keperawanan anaknya telah dijual oleh pelaku sehingga orangtua korban melaporkannya ke Polsek Tambora.
Polsek Tambora menahan tersangka SA terkait penipuan dan penggelapan biro jasa pengurusan dokumen kendaraan bermotor.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
ENAM orang diduga melakukan pungutan liar atau pungli ditangkap polisi akibat menutup pintu exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka merupakan juru parkir.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat pada Senin (12/1) kemarin menyebabkan banjir di sejumlah titik di Rawa Buaya, khususnya di RW 01 dan RW 02.
Evaluasi ini akan mencakup berbagai aspek teknis, termasuk penentuan jalur lintasan yang boleh dilalui oleh kendaraan berat agar tidak berbenturan dengan jam sibuk masyarakat.
Para pelaku telah diserahkan ke otoritas yang lebih tinggi untuk penyidikan mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved