Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat menyebutkan sebanyak delapan orang warga mengalami cedera akibat kebakaran yang melanda puluhan rumah di Duri Utara, Tambora, hari ini.
"Empat orang mengalami luka robek di bagian tangan dan kaki, langsung kami bersihkan, diberi antiseptik, lalu dibalut. Satu orang mengalami luka di bagian mata, dan dua lainnya mengalami dislokasi. Keduanya kami rujuk ke RS Tarakan dan Puskesmas Tambora,” ujar Ketua PMI Jakarta Barat Beky Mardani di lokasi, hari ini.
Pihaknya pun menerjunkan tiga unit mobil ambulans untuk menyediakan layanan kesehatan bagi para korban kebakaran. "Dua unit ambulans, ditambah satu unit ambulans dari PMI Kota Jakarta Pusat," kata Beky.
Selain layanan medis, lanjut dia, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan logistik para korban kebakaran. "Bantuan yang dikirimkan antara lain karung beras seberat 25 kg, lima dus Popmie, lima dus mie instan, empat dus susu, dan dua dus biskuit,” tutur dia.
Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mengupayakan pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban kebakaran rumah di Duri Utara, Tambora, Senin.
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyebutkan untuk sementara para korban diungsikan ke Balai Warga RW 02 Duri Utara, yang disusul dengan penyaluran bantuan logistik.
"Di balai warga itu nanti akan ada berbagai macam unsur. Baik itu dari Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan. Untuk administrasi yang lainnya (kehilangan dokumen berharga) kita juga nanti akan bantu. Sehingga masyarakat tidak usah khawatir, sudah kami pikirkan lebih jauh," ujar Uus kepada wartawan di lokasi, Senin.
Uus mengonfirmasi 70 rumah ludes terbakar dengan 100 kepala keluarga (400 jiwa) kehilangan tempat tinggal dan harga benda lainnya. "Dan tadi saya sudah cek, lokasinya cukup luar biasa, parah. Sementara berdasarkan laporan Pak Lurah tadi, sekitar 70 bangunan dan sekitar 100-an KK ya. Karena dalam satu rumah ini ada 2 sampai 4 KK ya," ujar Uus.(Ant/P-1)
Ia mengatakan, dari keterangan saksi pemilik rumah sedang mengisi daya baterai mobil listrik dan terjadi fenomena listrik yang menyebabkan ledakan pada mobil tersebut.
Dia menyebutkan hasil pemeriksaan terhadap pemilik ruko sudah ada, namun pihaknya masih belum menemukan unsur kelalaian dari pemilik ruko tersebut.
Sebanyak 23 santri sesak napas akibat kebakaran Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mawaddah Ciganjur di Jalan Sadar Raya, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel).
Asril mengatakan kebakaran yang berlokasi di Jalan Sadar Raya No.34 3, RT03/RW04, Ciganjur, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan itu dilaporkan mulai pukul 14.30 WIB.
Pemeriksaan kepada manajemen perlu dilakukan untuk mengetahui secara persis apakah mereka sudah mempersiapkan atau mempunyai manajemen risiko atau tidak.
Pemerintah pun akan mengkaji persoalan penerbitan izin pembangunan gedung tersebut, termasuk mengecek status risiko gedung itu, baik risiko rendah, sedang, atau tinggi.
Saat kegiatan berlangsung, tim BAZNAS juga turut bertemu dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang tengah melakukan kunjungan langsung ke posko pengungsian.
Kecamatan Tambora ditetapkan sebagai pilot project atau proyek percontohan dalam upaya mencapai Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) 2025 di wilayah Jakarta Barat.
POLISI menyebutkan bahwa kebakaran yang sering terjadi di wilayah Tambora, Jakarta Barat, banyak disebabkan dari hal-hal sepele.
Kasus tersebut terbongkar setelah orang tua korban mendapatkan informasi bahwa keperawanan anaknya telah dijual oleh pelaku sehingga orangtua korban melaporkannya ke Polsek Tambora.
Polsek Tambora menahan tersangka SA terkait penipuan dan penggelapan biro jasa pengurusan dokumen kendaraan bermotor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved