Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Jakarta meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melampirkan kajian terkait Jakarta Internasional Stadium (JIS). Sebelumnya, PSSI menyebut stadion yang baru diresmikan itu tidak layak menggelar FIFA Matchday.
“Kami mendorong agar hasil uji kelayakan versi PSSI ini dapat dibuktikan secara objektif," kata Ketua DPW NasDem Jakarta Nurcahyo Anggoro Jati melalui keterangan tertulis, Senin (12/9).
PSSI pun diminta membuka ke publik terkait hasil uji kelayakan tersebut. Sehingga penilaian JIS tidak layak menggelar pertandingan FIFA tidak menimbulkan polemik.
Baca juga: PSSI Sebut Jakarta International Stadium Tidak Memenuhi Standar FIFA
"Juga menghindari kesan dari kepentingan politik,” ujar pria yang akrab dipanggil Yoyok tersebut.
Obyektifitas tentang kelayakan JIS versi PSSI harus dikaji kembali. Jika berdasarkan FIFA Stadium Guidelines, JIS sudah memenuhi standar seperti infrastruktur, parameter sirkulasi aktivitas, sistem dan teknis pelayanan, serta kelengkapan informasi dan teknologi.
Apalagi JIS dirancang konsultan perencana stadion dengan pengalaman internasional. Artinya, proses pembangunan JIS tidak mungkin mengabaikan standar FIFA.
"Bahkan proses pembangunannya pun didampingi langsung oleh Assesor FIFA," ungkap dia.
Selain itu, Yoyok membela alasan parkir JIS dibuat terbatas. Tujuannya, mendorong memaksimalkan transportasi publik.
Hal itu juga sejalan dengan peraturan FIFA terbaru terkait desain stadion. Sebuah stadion harus memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan.
Dia menyampaikan JIS sudah didukung dengan fasilitas transportasi publik yang memadai. Seperti halte Trans-Jakarta dan stasiun KRL.
"Bahkan sekarang sedang ada rencana pembangunan jalur dan stasiun MRT” sebut dia.
Terkait pagar yang roboh, dia menilai hal itu tidak harus menjadi polemik besar. Menurut dia, pagar JIS roboh bukan karena ketidaklayakan fasilitas, namun faktor ketertiban penonton.
“Misalnya di Belanda ketika supporter klub bola Belanda Vitesse merayakan gol tiba-tiba tribun penonton roboh. Ini artinya pagar atau tribun yang roboh bisa disebabkan oleh faktor penonton” ujar dia.
Dia pun mengajak semua pihak mendukung agar JIS dapat digunakan dalam laga internasional. Sebab, hal itu dapat berdampak baik terhadap Jakarta.
“Kan baik juga untuk Jakarta, bisa meningkatkan branding juga citra Jakarta di mata internasional” pungkas dia. (OL-1)
BMKG menetapkan status waspada untuk DKI Jakarta pada Minggu 15 Februari 2026. Simak rincian prakiraan cuaca dan potensi hujan lebat di sini.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved