Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Jakarta Timur akan memindahkan sementara warga yang menjadi korban kebakaran pada Senin (29/8) di Jl Swadaya PLN, RT 013/RW 02, Jatinegara, Cakung, ke rumah susun (rusun) terdekat dari lokasi.
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan, pemindahan tersebut agar sebanyak 150 warga yang terdampak kebakaran mendapat tempat bermalam lebih layak daripada tinggal di tenda pengungsian.
"Kasihan di tenda seperti itu, ada balita. Saya khawatir kesehatannya menurun terus, apalagi balita perlu perhatian," kata Muhammad Anwar, di Jakarta, Kamis (1/9).
Sementara itu, Kecamatan Cakung dan Kelurahan Jatinegara bekerja sama dengan pengurus RT/RW untuk mendata warga yang terdampak, sehingga dapat dipindahkan ke rusun.
"Agar dapat dikoordinasikan dengan pihak Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Administrasi Jakarta Timur, untuk menempati rumah susun terdekat," ujar Anwar.
Sementara itu, Camat Cakung Fajar Eko Satrio mengatakan, rencana pemindahan sementara ke rusun tersebut dilakukan selama proses pembangunan ulang rumah warga berlangsung.
Baca juga: Polisi Telusuri Anggota yang Menghina Wartawan di Polsek Kembangan
"Segera kami koordinasi dengan Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk pemindahan sementara warga korban kebakaran ke rusun," ujar Fajar.
Sebelumnya, kebakaran menghanguskan 40 rumah di permukiman padat penduduk Jl Swadaya RT 013/02, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (29/8) sekitar pukul 03.24 WIB.
Musibah kebakaran itu terjadi diduga akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting) dari salah satu rumah warga hingga merambat ke rumah lain.
Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 80 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan api tersebut.
Api dapat dikendalikan personel Sudin Gulkarmat Jaktim setelah berjuang selama satu jam memadamkan si jago merah tersebut.
Setelah dilakukan pendinginan, proses pemadaman api dinyatakan selesai pada pukul 07.15 WIB. (OL-16)
Seorang pelajar tewas dalam kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, setelah terjatuh akibat jalan berlubang, Senin pagi.
Kecamatan Kramat Jati menjadi wilayah yang terdampak banjir paling parah, khususnya di Kelurahan Cawang, Cililitan, dan Balekambang.
Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung dan intensitas hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (22/1).
PERMUKIMAN warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, terendam banjir hingga ketinggian air mencapai 120 cm akibat luapan Kali Sunter, pada Kamis (22/1) malam.
BANJIR kembali melanda wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketinggian airnya mencapai 125 sentimeter (cm) menyusul status Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat.
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Prasasti Muara Cianten, yang merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanegara, dipindahkan dari lokasi asalnya di tepi Sungai Cisadane, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Kami melihat ada beberapa rumah masyarakat yang telah rusak dan tidak layak huni karena tersapu aliran Batang Baiang.Segera kami relokasi ke tempat yang aman,"
Melalui dialog yang terbuka dan transparan tersebut, sejumlah kesepahaman berhasil dicapai antara warga dan Pemkot Jakarta Selatan, antara lain penyediaan hunian relokasi.
MEMASUKI hari keenam, pencarian terhadap 7 korban yang masih tertimbun di Cilacap, Jawa Tengah belum membuahkan hasil meskipun alat berat telah dikerahkan. Pemkab siapkan relokasi
PEMERINTAH provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan dana Rp400 miliar untuk melakukan relokasi warga dua dusun korban longsor Cilacap, Jawa Tengah.
Warga yang direlokasi berasal 2.209 keluarga. Mereka akan menempati lahan seluas 130 hektare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved