Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT Reskrim Polsek Cengkareng masih menyelidiki adanya penembakan di sebuah bank swasta dan ruko di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan sejauh ini pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, yakni sekuriti dan manajemen bank, serta pemilik ruko.
Baca juga: Yayasan MAI Jakarta Berbagi Santunan untuk 100 Yatim di Muharram Merdeka 1444 H
"Sudah ada lima saksi mata yang diperiksa di Mapolsek Cengkareng," kata Ardhie, ketika dihubungi, Senin (22/8).
Ardhie mengaku pihaknya sempat kesulitan dalam memeriksa rekaman CCTV di lokasi, karena video rekaman yang kurang jelas.
Untuk itu, kepolisian kembali mengumpulkan dan menyita rekaman CCTV lainnya di sekitar lokasi untuk mengetahui rentetan atau rangkaian kejadian hingga terjadinya penembakan.
"Saat ini sudah ada 8 rekaman CCTV yang disita dan diperiksa. Kasusnya masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Diketahui, peristiwa penembakan itu terjadi pada Kamis (18/8) sekitar pukul 03.20 WIB. Sasaran tembak merupakan bagian depan sebuah bank swasta berinisial dan ruko toserba. Ardhie memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.
Selain itu, ia juga memastikan penembakan tersebut bukan merupakan upaya perampokan. Saat kejadian, sekuriti bank yang berjaga mendengar letusan peluru dan ketika dicek mengenai bangunan bank. Setelah ditelisik, ditemukan selongsong peluru di lokasi kejadian.
"Sekarang masih penyelidikan. Kita juga belum tahu motifnya apa," katanya.
Ardhie mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan melakukan olah tempat kejadian perkara, serta telah memeriksa sekuriti dan manajer bank terkait kejadian tersebut.
"Kita olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi dan CCTV ternyata ada dua lokasi yang berdekatan (ditembak). Bank C sama ruko toserba yang nggak jauh, bedanya hanya dua ruko," jelas Ardhie.
"Kalau di toserba satu tembakan dan di bank itu dua tembakan," tambahnya. (RO/OL-6)
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
Video viral pria gendong diduga mayat di Tambora ternyata biawak 1,7 meter. Simak penjelasan Polsek Tambora dan alasan pria tersebut jalan kaki.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
KEPALA Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum buka suara soal banjir yang mengepung area Flyover Pesing di Jakarta Barat.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Lahir di Merauke pada 24 Januari 1972, karier Brigjen Pol Yulius Audie Latuheru didominasi oleh bidang reserse.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
KASUS Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta, serta perlakuan intimidatif terhadap penjual es gabus karena pemahaman keliru jiwa korsa di tubuh kepolisian dianggap pemicu arogansi aparat.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved