Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengeluhkan persoalan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kota Tua. Pasalnya, kawasan tersebut tengah dilakukan program revitalisasi untuk fasilitas pejalan kaki.
"Memang ini masalah kita. Banyak saudara kita sudah berjualan di satu tempat, merasa sudah nyaman," ujar Ariza, sapaan akrabnya, Senin (15/8).
Pihaknya pun berharap para pedagang bisa lebih mengedepankan kepentingan publik yang lebih besar. "Jangan hanya utamakan kepentingan pribadi. Tapi, bagaimana kepentingan kelompok. Banyak yang merasa enak berdagang, sehingga tidak mau ditata," imbuhnya.
Baca juga: Pemprov DKI Akui Revitalisasi Kota Tua Terlambat
Ariza menekankan bahwa revitalisasi kawasan Kota Tua memiliki kepentingan khusus. Selain menjadikan kawasan rendah emisi karbon, kawasan tersebut juga akan ditata sehingga lebih rapi.
"Penataan itu untuk kepentingan lebih besar, kepentingan masyarakat lebih banyak. Kita mempercantik dan mengintegrasikan Kota Tua, yang sebentar lagi akan selesai," pungkas Ariza.
Baca juga: Erick Thohir: Jika Sarinah Mampu Diubah, Kota Tua Harus Juga Bisa
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berupaya menjadikan Kota Tua sebagai salah satu Kawasan Rendah Emisi (Low Emission Zone). Revitalisasi jalur pedestrian ditargetkan rampung pada Juli lalu.
Namun, program tersebut mengalami beberapa kendala, hingga akhirnya target dimundurkan menjadi Agustus ini. Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho memastikan finalisasi proyek akan terjadi dalam waktu dekat, yakni pekan kedua Agustus.
“Target selesai minggu kedua (Agustus). Tinggal menyisakan finishing saja,” jelasnya.(OL-11)

Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Penutupan jalan akan difokuskan pada tiga titik utama yang menjadi lokasi pusat kegiatan, yakni Jalan Teh, Jalan Cengkeh, dan Jalan Kunir 2 Dalam.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Kota Tua Jakarta, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Petugas Sudin Tamhut Jakarta Barat, Coki, menyebut, 150 personel PJLP Sudin Tamhut diterjunkan untuk melakukan pembersihan.
Dengan integrasi moda transportasi yang kuat, Kota Tua tidak hanya akan menjadi destinasi wisata statis, tetapi juga motor penggerak ekonomi baru bagi Jakarta.
Revitalisasi yang telah direncanakan selama lebih dari satu dekade ini merupakan proyek strategis yang melibatkan kolaborasi lintas instansi dan berbagai disiplin ilmu.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved