Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat menangkap pelaku begal terhadap Chandra Hermawan, kurir jasa ekspedisi, di Jalan Angkasa yang terjadi pada Jumat (27/5) bulan Mei.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Gunarto mengatakan ketiga pelaku berinisial DA, MA, dan TF. Ketiganya ditangkap di Sawah Besar, Jakarta Pusat.
"Tiga tersangka itu kita tangkap terkait kasus begal di Kemayoran dengan korban seorang kurir yang dibacok di pipinya," ucap Gunarto di Jakarta, Minggu (31/7).
Gunarto mengatakan ketiga pelaku beraksi secara bersama-sama. Para pelaku membacok korban dan membawa sepeda motor milik Chandra.
"Motor kata pelaku dijual ke daerah Bekasi, Jawa Barat. Masih kita usut keberadaan motor tersebut. Kita berhasil amankan barang bukti berupa cerurit,"ucapnya.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 364 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.
Sebelumnya, seorang kurir bernama Chandra Hermawan (20) menjadi korban begal di Jalan Angkasa, depan Asrama Polisi, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (27/5) dini hari WIB. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut setelah mendapat luka sabetan di bagian pipi.
"Iya tadi saya sempat dibawa ke rumah sakit Yarsi, di sana saya dijahit dengan 11 jahitan. Saya tidak dirawat inap tapi rawat jalan," kata Chandra di Jakarta, Jumat (27/5).
Baca juga: Pura-Pura Jadi Korban Begal karena Habiskan Uang Istri untuk Main Judi Online
Chandra yang merupakan warga Gunung Sahari, Jakarta Pusat itu mengatakan dirinya menderita luka sabetan senjata tajam jenis celurit pada bagian pipi sebelah kiri. Kemudian, ia menderita luka pada bibir dan mata yang lebam akibat menabrak pohon.
"Saya disabet celurit itu saat hendak menyelamatkan motor, kalau mata saya lebam karena pas saya balik badan itu menabrak pohon," ucapnya.
Chandra berharap pihak kepolisian berhasil menangkap para kawanan begal tersebut. Ia mengatakan pelaku turut membawa kabur sepeda motor miliknya.
"Motor itu biasa saya gunakan dalam bekerja untuk anter barang, saya kerja di Shopee. Kalau tidak ada motor saya bingung nanti untuk bekerja," ucapnya.(OL-5)
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
POLISI akan segera melakukan gelar perkara kasus kebakaran Terra Drone, di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Desember 2025.
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Polres Metro Jakarta Selatan meningkatkan patroli jalan kaki dan mobile di kawasan Blok M untuk mencegah pencopetan setelah insiden copet viral di media sosial.
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Lahir di Merauke pada 24 Januari 1972, karier Brigjen Pol Yulius Audie Latuheru didominasi oleh bidang reserse.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved