Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
POLSEK Kalideres mengamankan MT (35) dan MH (29), pasangan suami istri, yang memalsukan uang dan mengedarkanya di wilayah Kalideres, Jakarta Barat.
Pasutri tersebut ditangkap di sebuah rumah kontrakan wilayah Jalan Marga Jaya, Rawa Buaya, Cengkareng. Pelaku mencetak uang palsu dan menggunakannya untuk belanja di toko kelontong dan pedagang di pasar. Bahkan, pelaku mengharapkan kembalian dari transaksi dengan uang palsu.
"Dia belanjakan sekitar Rp30 ribu atau Rp40 ribu, nanti kembaliannya Rp10 ribu. Nah, kembaliannya itu yang dia kumpulkan," ujar Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar dalam keterangannya, Rabu (25/5).
Baca juga: Sesama Anggota Polri Selingkuh, Kompolnas: Kami Prihatin
Terbongkarnya aksi pelaku tersebut berawal dari informasi aksi pemalsuan uang palsu rupiah di rumah kontrakan kawasan Cengkareng. Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran. Lalu, petugas mengamankan 2 orang pelaku, yang merupakan pasangan suami istri.
Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti uang palsu dengan beragam nominal, 850 lembar kertas minyak, 3 helai benang sulam berlogo Bank Indonesia, 2 buah jarum, 1 lembar stiker tertulis BI 50.000 dan 5 buah printer.
Baca juga: Banyak Faktor Penyebab Potensi Pencemaran Udara di Marunda
Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku telah mencetak uang palsu kurang lebih Rp300 juta. Para pelaku mengaku sudah menjalani praktik uang palsu selama 6 bulan.
"Sekali produksi tiap Rp30 juta, itu butuh waktu sekitar 1 minggu sampai 10 hari," jelas Syafri.
Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 36 Jo Pasal 26 ayat 1 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.(OL-11)
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Sifat rekomendasi tersebut cenderung konvensional dan sudah umum dikenal dalam diskursus reformasi kepolisian di Indonesia.
Komitmen tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Diketahui, dalam proses penyelidikan penyidik telah memeriksa pelapor dan saksi dari pelapor. Kemudian, memeriksa ahli. Total ada enam laporan masuk terhadap Pandji di Polda Metro Jaya.
Dari lima laporan yang masuk salah satu di antaranya dilayangkan oleh Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus Aliansi Pemuda Muhammadiyahh, Rizki Abdul Rahman Wahid.
Total, sudah ada tiga Kajari dijemput untuk diperiksa Kejagung.
Dude merupakan brand ambassador PT DSI. Maka itu, penyidik perlu mendengarkan keterangan suami artis Alyssa Soebandono itu.
Setiap tahun, deretan pejabat publik terjerat kasus hukum. Sistem hukum dan birokrasi sering kali gagal membedakan antara kesalahan administratif dan kejahatan yang disengaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved