Selasa 05 April 2022, 20:18 WIB

BK DPRD DKI Jakarta Putuskan tak Ada Malaadministrasi dalam Paripurna Interpelasi Formula E 

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
 BK DPRD DKI Jakarta Putuskan tak Ada Malaadministrasi dalam Paripurna Interpelasi Formula E 

Antara/Galih Pradipta
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi

 

BADAN Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta memutuskan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tidak melakukan malaadministrasi dalam penetapan jadwal rapat paripurna pengusulan hak interpelasi Formula E. 

Anggota BK DPRD DKI Jakarta August Hamonangan mengatakan terdapat dua alasan pokok penetapan putusan tersebut yakni penetapan jadwal rapat paripurna pengusulan hak interpelasi telah melalui prosedur yang benar yakni melalui rapat Badan Musyawarah (Bamus). 

Pras, sapaan akrab Prasetio, sebelumnya dinilai malaadministrasi karena disebut menyelundupkan agenda penetapan jadwal rapat paripurna hak interpelasi Formula E dalam rapat Bamus. Empat wakil ketua DPRD sepakat Pras telah malaadministrasi karena tidak ada poin tentang rapat paripurna hak interpelasi Formula E dalam surat undangan rapat Bamus. Namun, Pras menegaskan sudah memberitahukan agenda tersebut dalam rapat dan meminta Sekretariat DPRD untuk membuat surat undangan susulan. 

"Dalam penjelasannya Pak Pras sampaikan sebelumnya dia sudah sampaikan ada lewat chat kepada empat wakil ketua DPRD bahwasannya dia mau selenggarakan rapat Bamus. Tidak ada tanggapan, tidak ada jawaban dari para pimpinan DPRD. Karena dia juga merasa terbeban karena interpelasi sudah memenuhi syarat dan kami PSI yang juga punya hak untuk menindaklanjuti bagaimana interpelasi Formula E bisa kita dapatkan kepastiannya," jelas August saat dikonfirmasi, Selasa (5/4). 

August juga mengatakan, alasan kedua yakni Pras sebelumnya dalam rapat Bamus telah meminta persetujuan kepada forum rapat untuk membahas agenda rapat paripurna hak interpelasi Formula E. Dalam prosesnya, tidak ada anggota Bamus yang hadir dalam rapat keberatan atau menolak untuk membahas sehingga penetapan jadwal pun dapat dilakukan. 

"Penambahan agenda interpelasi itu pada dasarnya tidak melanggar tatib apalagi dia sudah tanya di forum. Bahwasannya semua pada menyetujui, mengiyakan kalau memang ada tambahan agenda untuk memasukan rapur interpelasi Formula E," paparnya. 

Baca juga : M. Taufik Akan Digantikan Rani Mauliani

Dalam proses konfirmasi yang dilakukan oleh Pras saat dipanggil oleh BK, August menjelaskan, Pras turut memperlihatkan percakapan berisi pemberitahuan agenda pembahasan rapat paripurna hak interpelasi Formula E pada empat wakil ketua DPRD DKI lainnya. 

Sehingga, meskipun tak bertatap muka secara langsung, hal ini sudah dianggap memenuhi unsur pengambilan keputusan yang kolektif kolegial. 

"Karena di dalam tatib DPRD pun tidak disebutkan pengambilan keputusan kolektif kolegial harus tatap muka. Jadi kalau memang harus tatap muka ya dalam tatibnya harus dikuatkan dulu seperti apa," tandasnya. 

Sebelumnya, tujuh fraksi DPRD DKI Jakarta mengadukan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi ke BK DPRD DKI karena diduga malaadministrasi penetapan jadwal rapat paripurna hak interpelasi Formula E. Ketujuh fraksi tersebut ialah PKS, Partai Gerindra, PAN, Partai NasDem, Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PPP-PKB. 

Rapat paripurna pertama yang mengagendakan interpelasi Formula E telah berjalan pada 28 September 2021 lalu. Hak interpelasi diusulkan oleh dua fraksi yakni PDIP dan PSI guna mempertanyakan kejelasan penyelenggaraan Formula E yang dinilai akan merugikan negara hingga Rp100 miliar berdasarkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (OL-7)

Baca Juga

MGN/Pahrul Rozi

Balita Keracunan Pascaimunisasi, Dinkes Tangerang Salahkan Petugas

👤Pahrul Rozi (MGN), Muklis Efendi (SB) 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 11:30 WIB
  "Seharusnya petugas melaporkan kepada puskesmas apabila ada obat yang kedaluwarsa, karena sesuai prosedur obat ini harus...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Kamaruddin Sebut Dendam Motif Pembunuhan Brigadir J

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:16 WIB
Kuasa hukum mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berani membuka otak pelaku penembakan Brigadir...
dok.ist

Komunitas Ojol Jakarta Utara Gaungkan Ganjar Presiden 2024

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:09 WIB
KOLABORASI Warung Tegal (Kowarteg) Indonesia kembali blusukan ke kalangan masyarakat kebanyakan di Jakarta Utara. Kali ini, ke komunitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya