Selasa 29 Maret 2022, 15:25 WIB

Jelang Ramadan, Pemprov DKI: Ketersediaan Komoditas Pangan Strategis Aman

Hilda Julaika | Megapolitan
Jelang Ramadan, Pemprov DKI: Ketersediaan Komoditas Pangan Strategis Aman

ANTARA
Ilustrasi

 

PEMPROV DKI Jakarta berupaya memastikan ketersediaan stok dan pasokan kebutuhan pangan selama bulan Ramadan dan Idulfitri Tahun 2022 (1443 H). Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati,mengatakan untuk komoditas pangan strategis, seperti beras, cabe keriting, bawang putih, hingga ayam tersedia dengan aman. 

“Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta mengenai komoditas pangan strategis, yakni beras, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, cabe keriting, rawit merah, dan bawang putih tersedia dalam jumlah yang cukup dan aman,” kata Sri di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/3). 

Baca juga: Patuhi Aturan Lalu Lintas di Tol, Berikut 5 Ruas Bakal Dipasang ETLE

Sri menjelaskan, stok dan pasokan kebutuhan pangan yang aman diharapkan mampu menjaga kestabilan harga pangan di Jakarta, sehingga inflasi di Jakarta selama momen Ramadan tetap terjaga. Kenaikan inflasi didorong oleh kenaikan harga yang di antaranya disebabkan oleh tingginya permintaan. 

Beberapa komoditas pangan diperkirakan masih mengalami tren kenaikan harga ke depan, seiring dengan kenaikan permintaan masyarakat pada bulan Ramadan dan Idulfitri, serta implikasi dari kenaikan harga komoditas global.

“Pemprov DKI Jakarta bersinergi dan berkolaborasi bersama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah lain, serta TPID Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan stok pangan. Sehingga upaya-upaya yang dilakukan ini, inflasi Jakarta tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional sebesar 3% +- 1%,” ujar Sri.

Sri yang juga Wakil Ketua I TPID Provinsi DKI Jakarta memastikan, TPID Provinsi DKI Jakarta terus memantau perkembangan harga dan kecukupan pasokan untuk menjaga kestabilan harga pangan di Ibukota di tengah pandemi COVID-19. 

“Untuk memastikan stok dan pasokan pangan terjaga, sekaligus memperkuat sistem logistik pangan di DKI Jakarta, tiga BUMD pangan (Perumda Pasar Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Dharma Jaya) terus memperluas dan meningkatkan kerja sama antar daerah,” ungkapnya.

Dalam menjamin ketersediaan stok dan pasokan, serta menjaga kestabilan harga, upaya-upaya yang dilakukan TPID Provinsi DKI Jakarta di antaranya adalah monitoring dan pengawasan harga dan stok pangan strategis; monitoring dan pengawasan gudang; melaksanakan pasar murah; pengamanan stok Ramadan; melaksanakan bazar Jakpreneur; monitoring ketersediaan tabung LPG 3 kg; pengawasan mutu pangan; dan lain-lain. (OL-6)

Baca Juga

MEDCOM

Sidang Vonis Putra Siregar dan Rico Valentino Ditunda Pekan Depan

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 17:16 WIB
Pembatalan sidang karena ketua majelis hakim sedang...
Dok. Vega Hotel Gading Serpong

Gandeng PMI Kota Tangerang, Vega Hotel Gading Serpong Adakan Donor Darah Untuk Penuhi Stok Darah 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 15:58 WIB
Sebanyak 150 kantong darah berhasil terkumpul dalam acara tersebut. Selain staf dan tamu hotel, masyarakat yang tinggal di sekitar hotel...
MI/Rahmatul Fajri

Diduga Rugikan Perusahaan Rp14,3 Miliar, Bendahara APNI Dilaporkan ke Polisi

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 15:49 WIB
Rendra menjelaskan, dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan tersebut bermula ketika Antonius Setyadi menggadaikan saham PT Tekindo...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya