Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan kesiapan Kota Bekasi untuk menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% dari tingkat SD, SMP, dan SMA.
Hal itu terkait terus menurunnya perkembangan kasus aktif Covid-19 dan semakin banyaknya jumlah pelajar yang telah menjalani vaksinasi Covid-19.
"Melalui keluaran data Dinas Kesehatan Kota Bekasi, untuk vaksinasi pada anak-anak berdasarkan fasilitas kesehatan dalam dosis pertama 90,85%, dosis kedua 68,50%. Berdasarkan EKTP Kota Bekasi untuk anak-anak pada dosis pertama 82,23%, dosis kedua 62,29%. Melalui data ini, kesiapan pertemuan tatap muka akan menjadi bahan untuk evaluasinya," kata Tri Adhianto, Rabu (23/3).
Tri menjelaskan pihaknya juga harus memperhatikan dasar hukum menurut Permendikbud nomor 2 tahun 2016 tentang jumlah waktu yang dibutuhkan untuk 1 jam pembelajaran. Selain itu, apa saja yang harus dipersiapkan untuk menunjang proses pembelajaran.
Baca juga: Minyak Goreng Curah Kota Bekasi Masih Langka
"Adapun 1 jam pembelajaran untuk tingkat SD 30 menit untuk satu jam pelajaran, SMP 40 menit untuk satu jam pelajaran. Sedangkan SMA 40 menit untuk satu jam pelajaran. Untuk sarana dan tenaga pendidik juga sudah kami persiapkan," jelas Tri.
Tri berharap program PTM 100% dapat berjalan dengan lancar. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan terus memonitoring terkait perkembangan aktivitas PTM yang akan dilaksanakan di Kota Bekasi.
Sejauh ini, Pemkot Bekasi masih memberlakukan status PPKM level 2. Dalam status PPKM level 2 proses belajar mengajar masih berlaku pada PTM terbatas 50%.
"Terlebih kita akan menyambut bukan suci Ramadan, Idul Fitri dan mudik tentunya. Fasilitas kesehatan dan penunjang lainnya juga akan menjadi perhatian khusus. Insya Allah, keputusan terbaik akan kita ambil untuk anak-anak kita," pungkasnya. (RK/OL-09)
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
Pemerintah memastikan sekolah tetap berlangsung tatap muka di tengah krisis global, dengan fokus pada capaian akademik dan penguatan pendidikan karakter siswa.
Saat ini, banyak platform telah menyediakan fitur kendali orangtua (parental control), namun belum semua orangtua memahami cara mengoperasikannya.
Banjir besar November 2025 menyisakan duka yang belum usai, menjadikan perayaan tahun ini pengingat pahit bahwa bencana datang silih berganti.
Program penguatan kualitas lingkungan belajar dan pengembangan kapasitas siswa digelar untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jakarta Timur.
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
Sejumlah pakar dan hasil kajian sosiologi menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu memperkuat solidaritas dan semangat belajar siswa di sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved