Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Pembelajaran Tatap Muka Harus Berkualitas dan Bermakna

M Iqbal Al Machmudi
25/3/2026 20:30
Pembelajaran Tatap Muka Harus Berkualitas dan Bermakna
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Mathla'ul Anwar Hayatul Jadidah, Desa Margamulya, Lebak, Banten.(Dok. Antara)

KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah atau pembelajaran tatap muka sudah tepat. Namun kegiatan belajar dan mengajar tatap muka tersebut harus tetap berkualitas dan lebih bermakna.

"Jadi PR kita masih sangat banyak. Kualitas belajar ini juga indikatornya bukan hanya perubahan tatap muka saja, tetapi diperlukan juga pembelajaran tatap muka yang bermakna, meaningful atau joyful yang membuat anak tertarik untuk terus belajar," kata Iman saat dihubungi, Rabu (25/3).

Ia meminta pemerintah harus tetap bekerja keras untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan hanya menambah fasilitas pendidikan seperti revitalisasi sekolah.

"Kualitas pembelajaran juga  harus tetap ditingkatkan yang salah satu indikatornya adalah peran guru yaitu kompetensi dan kesejahteraannya," ujar Iman.

"Saya kira itu tidak bisa dilepaskan. Sembari kita juga mungkin berharap situasi global akan lebih baik dan tidak ada lagi upaya-upaya untuk mengurangi anggaran ataupun kualitas belajar serta pendidikan kita," sambungnya.

Iman juga menyebut bahwa keputusan untuk tetap menerapkan sekolah tatap muka menandakan bahwa pemerintah sadar bahwa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akan mempengaruhi kualitas pembelajaran. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya