Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menemui AG, ayah pemerkosa putri kandungnya di Kantor Polres Metro Depok, Selasa (1/3).
Menteri Bintang yang disambut Kapolrestro Depok Kombes Imran Edwin Siregar pun sempat berkomunikasi dengan tersangka. Bintang bertanya terkait motif persetubuhan terhadap DN yang masih berusia 11 tahun.
"Kami datang untuk memastikan korban dan keluarganya mendapat keadilan. Kami juga sudah bertemu korban, keluarga, dan pelaku," katanya.
Selain mengapresiasi jajaran Polrestro Depok yang berhasil meringkus pelaku, Bintang juga menegaskan pihaknya akan memberikan pendampingan psikososial terhadap korban.
Menurut dia, korban kekerasan seksual tidak hanya terdampak psikologisnya, tapi bisa berlapis, seperti mengalami stigma di lingkungan rumah maupun sekolah.
Ia juga mengharapkan pemerintah daerah melakukan sosialisasi terhadap lingkungan agar tidak terjadi stigma terhadap korban kekerasan seksual dan keluarganya.
Sebelumnya, AG diamankan polisi di rumah orangtuanya di wilayah Sukmajaya, Depok, setelah sempat melarikan diri ke Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Senin (28/2) malam.
Pelaku ditangkap atas tuduhan kasus pemerkosaan yang dilakukan sejak tahun lalu. Kasus itu diadukan oleh istri tersangka ke Polres Metro Depok.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKB Yogen Heroes Baruno, korban mengaku sering diancam menggunakan pisau jika keinginan pelaku tidak dipenuhi.
Perbuatan itu dilakukan ketika rumah sedang sepi dan saat ibunya keluar rumah. Pria yang bekerja sebagai kuli itu mengaku sudah empat kali melancarkan aksinya.
“Dari tersangka awalnya mengakui sudah empat kali melakukan, tetapi berdasarkan pengakuan korban sekitar 20 kali. Motifnya nafsu tergiur melihat tubuh montok anaknya,” kata Yogen.
Yogen menambahkan, korban kini mengalami trauma. Korban pun akan menjalani konseling untuk menghilangkan trauma yang dialami. "Karena saat ini anaknya mengalami trauma psikis,” tandasnya. (MGN/J-2)
INSIDEN mobil hanyut terbawa arus kali akibat banjir bandang dan hujan deras melanda wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin malam, 23 Maret 2026.
Hujan deras menyebabkan empat tanggul kali di Depok jebol dan memicu banjir. Ribuan kepala keluarga terdampak, penanganan darurat masih berlangsung.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
WARGA Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, dibuat heboh oleh penemuan seorang bayi baru lahir dan masih hidup di sudut rumah warga, Kamis (19/3/2026) pagi.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Psikolog klinis ungkap alasan remaja dan Generasi Alpha sangat terikat dengan media sosial. Ternyata terkait pencarian identitas dan hormon dopamin.
MENGHADAPI dinamika era digital di tahun 2026, kecemasan orang tua terhadap dampak negatif internet sering kali berujung pada kebijakan larangan total media sosial bagi remaja.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Remaja yang aktif melaporkan kebaikan tercatat lima kali lebih empati, lima kali lebih prososial, dan hampir empat kali lebih tinggi dalam kemampuan memahami sudut pandang orang lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved