Jumat 21 Januari 2022, 10:15 WIB

PPKM Level 2 Covid-19 Kota Depok Diperpanjang

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
PPKM Level 2 Covid-19 Kota Depok Diperpanjang

ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Pekerja menyemprotkan disinfektan di ruang kelas di SMPN 2 Depok, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

 

SATUAN tugas covid-19 Kota Depok memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 covid-19. Perpanjangan PPKM level 2 tertuang dalam Keputusan Wali Kota Depok Nomor: 443/ 55 / kpts/satgas/huk/2022.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan, PPKM Level 2 covid-19 diperpanjang selama 7 hari terhitung mulai tanggal 18 Januari 2022 sampai dengan tanggal 24 Januari 2022.

“Untuk mengoptimalkan pelaksanaan perpanjangan PPKM Level 2 covid-19 sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU dan Diktum KETIGA, memastikan penerapan protokol kesehatan, dan untuk membatasi mobilitas warga, dilaksanakan Gerakan Jaga Kampung Kita (JAGA KAKI) pada tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ),” ungkapnya, Jumat (21/1).

Selain itu, sambungnya, penguatan 3T (testing, tracing, treatment) perlu terus ditingkatkan, dengan menerapkan testing di fasilitas kesehatan, laboratorium dan mengembangkan testing keliling.

Demikian pula untuk penambahan rasio tracing dikembangkan tracer berbasis Rukun Warga, disamping tracer di tingkat kota, Puskesmas, Kecamatan dan Kelurahan. Untuk treatment dilaksanakan melalui pengendalian tempat tidur di rumah sakit dan tempat karantina OTG/Gejala Ringan.

Baca juga: Kasus Omikron Terus Naik, Kadishub: Gage di 13 Titik Masih Terus Dilaksanakan

“Untuk setiap pribadi, perkantoran, pelaku usaha, restoran, pusat perbelanjaan, transportasi umum yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Lampiran Keputusan Wali Kota ini dikenai sanksi administratif sampai dengan penutupan usaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nina Susana Dewi mengatakan, beberapa hari terakhir terjadi lonjakan kasus di Jawa Barat. Untuk kasus tertinggi berada di Kota Depok.

“Kasus covid-19 Jawa Barat tertinggi Kota Depok,” tuturnya saat memantau perkembangan kasus covid-19 di Kota Depok, Jumat (21/1).

Menurut Nina, saat ini Kota Depok sudah sangat siap menghadapi lonjakan kasus covid-19. Tentunya dengan berbagai strategi yang dilakukan, Dinas Kesehatan Jawa Barat juga akan siap mengawal upaya yang dilakukan tersebut.

“Koordinasi akan terus kami lakukan dan turut membantu pengawalan untuk di Kota Depok,”ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati mengatakan, pihaknya sudah melakukan monitoring dan antisipasi kenaikan kasus Covid-19. Yaitu dengan meningkatkan testing, tracing dan treatment (3T), termasuk di sekolah-sekolah.

Selain itu, ujar dia, Dinas Kesehatan Kota Depok gencar mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan kembali protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Kami juga sampaikan kepada sejumlah rumah sakit untuk bersiaga dan menyiapkan tempat karantina isolasi,” pungkas Mary. (OL-4)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Satu Mobil Formula E Akan Dipamerkan saat HBKB di Jakarta Minggu Nanti

👤Mohamad farhan Zhuhri 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:46 WIB
"Mobil ini akan dipajang dan hanya 1," ujar Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad...
MI/Andri Widiyanto

Ada Minuman Keras dalam Daftar Sponsor Formula E, Sahroni : Itu Sponsor Global dari FEO

👤Mohammad Farhan Zhuhri 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:07 WIB
Politikus NasDem itu menambahkan, iklan bir tersebut bukan merupakan mitra dalam negeri dan pihaknya tidak bisa ikut mencampuri urusan...
DOK BPK

Pemkot Tangsel Kembali Raih Opini WTP dari BPK

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 26 Mei 2022, 19:41 WIB
Pemkot Tangsel Banten meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten atas Laporan Keuangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya