Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Metro Tangerang memastikan Kapolsek Sepatan, Tangerang, Ajun Komisaris Oki Bekti ditangkap aparat kepolisian lantaran diduga terjerat penyalahgunaan narkoba.
Kasubag Humas Polres Metro Tangarang Kota Komisaris Abdul Rachim membenarkan penangkapan Oki Bekti atas dugaan penyalahgunaan narkoba. "Iya betul (ditangkap)," tutur Abdul, Rabu (29/12).
Namun, Abdul enggan membeberkan lebih detail terkait penangkapan dan jenis narkoba yang menyeret nama Kapolsek Sepatan itu.
Sebelumnya, Oki Bekti diduga terjerat penyalahgunaan narkotika serta ditangkap oleh aparat kepolisian. Dari informasi yang didapat, penangkapan terhadap Oki dilakukan pada Senin (28/12).
Menanggapi hal itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima menuturkan bahwa kabar itu masih dalam penyelidikan. "Masih dalam penyelidikan, masih dalam proses kita. Ini kan internal," ujar Deonijiu, Rabu (29/12).
Baca juga: Kapolsek Sepatan Diduga Gunakan Narkoba, Polri: Masih Proses Pengecekan
Artinya, kata Deonijiu menegaskan bahwa pihaknya masih dalam proses pengecekan. "Iya (masih diperiksa)," ungkapnya. (OL-14)
Dalam penanganan ini, kepolisian bekerja secara paralel mengumpulkan data antemortem (data fisik korban sebelum meninggal) dan post-mortem (data fisik dari jenazah).
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved