Kamis 16 Desember 2021, 19:36 WIB

Anies Minta Warga Jakarta Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

MI/M FAHRULLAH
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Balai Kota, Jakarta, Jumat (15/1/2021)

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menetapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 selama 21 hari mulai 14 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022. Kemudian, pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 diberlakukan pembatasan kegiatan dalam rangka Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Hal tersebut ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 1473 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1 Corona Virus Disease 2019.

Kebijakan tersebut juga berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, khususnya pada momen menyambut Nataru.

Baca juga: Pemprov DKI Larang Perayaan Tahun Baru 2022

"Kondisi sekarang ini (kasus covid-19 mulai turun), dapat terjadi utamanya karena kedisiplinan kita semua. Untuk itu kami ingatkan kembali, khususnya pada momen menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru agar masyarakat, kita semua tidak terlena, tidak lengah, tetap jaga protokol kesehatan, jaga kesehatan, agar kita semua tidak kembali ke masa-masa berat seperti dulu, saat angka covid-19 naik," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/12).

Dalam keputusan gubernur tersebut tercantum bahwa selama masa PPKM level 1, setiap orang yang melakukan aktivitas pada tiap-tiap sektor atau tempat harus sudah divaksinasi covid-19 minimal dosis pertama, tetapi vaksinasi yang utama adalah dosis lengkap (hingga 2 dosis), kecuali bagi penduduk yang masih dalam masa tenggang 3 bulan pasca terkonfirmasi covid-19 dengan bukti hasil laboratorium, serta penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter, dan anak-anak usia kurang dari 12 tahun.

Bagi masyarakat yang telah divaksin, dapat melampirkan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang terdapat dalam aplikasi Peduli Lindungi dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.

Untuk diketahui, penerapan protokol kesehatan covid-19 dan penegakan sanksinya dalam keputusan gubernur ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019. (J-2)

Baca Juga

Antara

Update 28 September 2022: DKI Jakarta Catat 695 Kasus Covid-19 Hari Ini

👤MGN 🕔Rabu 28 September 2022, 22:00 WIB
Sebanyak 695 dari 1.915 kasus covid-19 nasional ditemukan di Jakarta, Rabu...
Antara/Indrianto Eko Suwarso.

Anies Ingin Satukan Gedung SD, SMP, SMA agar Siswa Akur

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 28 September 2022, 21:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin menyatukan gedung sekolah berjenjang mulai sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP),...
DOK.MI

Seorang Warga Cilincing Terluka akibat Granat yang Ditemukannya Meledak

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 21:31 WIB
Warga itu juga masih mengalami gangguan pendengaran karena terdampak langsung ledakan granat kejut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya