Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, Bank DKI terus mendukung berbagai program kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di berbagai sektor, mulai dari transportasi, pangan, hingga pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka bersama-sama membangun DKI Jakarta, sehingga dapat tercapai masyarakat Jakarta yang bahagia dan sejahtera," kata Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI, Herry Djufraini.Tq pada keterangan pers, Selasa (7/12).
DKI Jakarta memiliki slogan 'Maju Kotanya, Bahagia Warganya'. Adapun, melalui slogan tersebut, Pemprov DKI mengajak berbagai elemen masyarakat untuk turut berkolaborasi agar setiap pembangunan dapat berjalan optimal.
"Dengan turut membawa semangat 'Jakarta Kota Kolaborasi', Bank DKI telah menjalin kolaborasi dengan Pemprov DKI beserta BUMD DKI Jakarta lainnya dari berbagai sektor, mulai dari transportasi, ketahanan pangan, UMKM, hingga pendidikan," jelas Herry.
Langkah kolaborasi ini adalah upaya kontribusi Bank DKI dalam setiap program pembangunan yang sedang dijalankan oleh Pemprov DKI Jakarta.
Menurut Herry, sektor transportasi publik menjadi salah satu sektor yang sedang dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Bank DKI menyadari pentingnya layanan yang praktis untuk menopang perkembangan moda transportasi publik di Jakarta.
Untuk itu, Bank DKI telah menyediakan kartu pembayaran elektronik JakCard dan JakLingko yang dapat digunakan sebagai akses masuk di Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Railink/Kereta Bandara.
"Fleksibilitas yang ditawarkan JakCard dan JakLingko membuat kartu ini menjadi kartu sakti pilihan warga Jakarta yang gemar menggunakan transportasi publik," papar Herry.
"Di sektor ketahanan pangan, Bank DKI mendukung Perumda Pasar Jaya selaku pemegang saham dengan menghadirkan Tabungan Monas Bisnis Perkulakan untuk para pedagang pasar yang berada di bawah naungan Perumda Pasar Jaya," jelasnya.
Selain itu, Bank DKI juga telah berkolaborasi bersama PT Foodstation Tjipinang Jaya untuk memfasilitasi beragam kebutuhan layanan perbankan para pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), seperti memberikan Kartu Pedagang yang dapat dipergunakan sebagai kartu identitas, kartu ATM, JakCard, serta sebagai kartu alat pembayaran retribusi pedagang.
"Bank DKI juga turut berkolaborasi mendukung dan mengembangkan sektor UMKM. Bank DKI berkolaborasi bersama Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) DKI Jakarta dalam program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT), dengan nama JakPreneur," ujar Herry.
Bank DKI memperkuat industri UMKM di Jakarta melalui penyediaan akses permodalan, pelatihan, pengembangan, dan pendampingan bagi para wirausahawan dalam program ini.
"Selain itu, Bank DKI juga turut membantu program pengembangan UMKM yang berada di bawah naungan JakPreneur dengan menyediakan fasilitas kredit Monas Pemul," kata Herry.
Sektor pariwisata juga tak luput dari peran kolaborasi Bank DKI. Bank DKI melakukan kolaborasi bersama Taman Impian Jaya Ancol dengan menghadirkan Ancol Apps, yakni aplikasi yang terintegrasi dengan layanan perbankan digital JakOne Mobile.
Sehingga pengunjung Ancol dapat melakukan transaksi pembelian tiket masuk wilayah Ancol, tiket masuk unit rekreasi, serta berbagai transaksi pembayaran secara nontunai pada aplikasi Ancol Apps dengan dukungan JakOne Mobile.
Bank DKI juga turut berkolaborasi bersama PT Jakarta Tourisindo melalui pemanfaatan layanan jasa perbankan.
Melalui kerja sama ini Bank DKI akan memberikan fasilitas Cash Management System (CMS) serta fasilitas perbankan lainnya seperti tabungan, giro, dan fasilitas pembiayaan Kredit Multi Guna (KMG) untuk karyawan PT Jakarta Tourisindo.
Di sektor properti, bersama PT Pembangunan Sarana Jaya, Bank DKI mendukung melalui Program DP 0 Rupiah yang menjadi solusi hunian bagi warga DKI Jakarta.
"Bentuk dukungan tersebut antara lain menyediakan fasilitas kredit untuk pemohon program hunian DP 0 Rupiah dari Pemprov DKI Jakarta," papar Herry.
Fasilitas ini disediakan bagi warga Jakarta yang memenuhi kriteria dan dapat difasilitasi pembiayaan kepemilikan dengan skema DP 0 Rupiah.
Bank DKI juga turut hadir berkontribusi dalam program peningkatan kualitas pendidikan di DKI Jakarta dengan menjadi kolaborator dalam penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
"Layanan perbankan Bank DKI yang modern semakin memudahkan setiap siswa penerima KJP Plus mengakses bantuan sosial tersebut secara digital dan menggunakannya untuk pembayaran nontunai di berbagai gerai," tutur Herry.
Layanan Bank DKI memberikan kepastian bagi setiap penerima KJP Plus mendapatkan akses finansial yang memadai. (RO/OL-09)
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved