Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POTONGAN tubuh manusia diduga korban mutilasi ditemukan di Jalan Raya Pantura Karawang-Bekasi RT 07/RW 03 Kampung Kedunggede, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, atau di perbatasan Bekasi-Karawang.
Kanit Reskrim Polsek Kedungwaringin Iptu Edward Daniel mengatakan potongan tubuh manusia tanpa kepala, dan badan itu ditemukan warga dalam plastik hitam yang dibungkus baju warna hijau teronggok di pinggir jalan.
"Ditemuin tadi pagi sekitar jam 5 subuh di Jalan Raya Pantura," kata Edward, Sabtu (27/11).
Baca juga: Warga Bekasi Dilarang Pergi Luar Kota dan Mudik saat Libur Nataru
Ia menjelaskan, potongan tubuh itu terdiri dari sepasang kaki yang dipotong tiga. Kemudian, tangan sebelah kiri yang sudah terpotong tiga bagian. Belum diketahui identitas maupun jenis kelamin dari korban mutilasi tersebut.
"Kaki itu kiri dan kanan dipotong tiga, kemudian tangan kiri dipotong tiga," ujar Edward.
Sejauh ini, polisi sudah melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi di lokasi penemuan itu. Adapun untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, polisi membawa potongan tubuh tersebut ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. (J-2)
Dampaknya sangat dirasakan oleh para petani dan pedagang kecil yang kini kehilangan mata pencaharian.
Simak prakiraan cuaca Jabodetabek malam ini, Rabu 28 Januari 2026. BMKG peringatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di Jakarta Selatan hingga Bogor.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Sifat rekomendasi tersebut cenderung konvensional dan sudah umum dikenal dalam diskursus reformasi kepolisian di Indonesia.
Komitmen tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.
Menurutnya, Perpol ini justru hadir untuk mengakhiri ambiguitas dalam implementasi Pasal 28 ayat (3) UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved