Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta agar masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat pada Senin siang dan sore.
"Peringatan dini, waspada potensi hujan disertai kilai/petir dan angin kencang di wilayah Jaksel, Jaktim dan Jakbar," tulis BMKG dalam peringatan dini di situs resminya di Jakarta, Senin (18/10).
Cuaca di DKI Jakarta pada Senin pagi diperkirakan cerah berawan dan berawan. Namun beranjak siang, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat akan diguyur hujuan intensitas ringan, sementara Jakara Selatan dan Jakarta Timur mengalami hujan sedang.
Hujan masih melanda Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sejak Senin siang hingga malam, sementara Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu cerah.
Suhu di enam wilayah DKI Jakarta diperkirakan berada di 24 derajat celcius hingga 33 derajat Celcius. (OL-13)
Baca Juga:Wagub DKI: Lokasi Sirkuit Formula E Diputuskan Bulan Ini
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Saat ini, kondisi cuaca Indonesia dipengaruhi oleh dua sistem bibit siklon yang terpantau di wilayah utara dan selatan.
Wilayah Batam yang merupakan daerah kepulauan dengan mobilitas laut yang tinggi membuat kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta berbagai kegiatan luar ruang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di 23 daerah di Jawa Tengah pada Minggu (8/3).
BMKG ungkap potensi hujan lebat akibat aktivitas dua bibit siklon tropis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved