Senin 04 Oktober 2021, 10:56 WIB

Jumlah Penumpang KRL Pagi Ini Naik 5%

 Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Jumlah Penumpang KRL Pagi Ini Naik 5%

MI/ANDRI WIDIYANTO
Calon penumpang saat berjalan menuju peron jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Jakarta.

 

KAI Commuter sebagai operator KRL tetap memberlakukan aturan-aturan terkait protokol kesehatan kepada para pengguna di tengah masa pandemi Covid-19.

Mulai dari kewajiban pengguna KRL memakai masker ganda, menjaga jarak, serta mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik kereta. Selain itu, sertifikat vaksin juga wajib ditunjukan kepada peugas sebagai syarat menggunakan KRL.

"Hari Senin (4/10) ini hingga pukul 09.00 WIB, KAI Commuter mencatat pengguna KRL sejumlah 143.867 pengguna atau bertambah sekitar 5% dibanding pekan lalu pada waktu yang sama," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangan resmi, Senin (4/10).

Adapun stasiun yang mengalami kenaikan pengguna antara lain Stasiun Bojonggede (11.058, naik 9% dibanding waktu yang sama pekan lalu), Stasiun Bogor (10.874 pengguna, naik 6%), serta Stasiun Parungpanjang (5.172 pengguna, naik 3%).

Anne melanjutkan, di tengah volume pengguna yang bertambah seiring masyarakat kembali beraktivitas, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana berjalan selama masa pandemi ini.

Petugas tetap menerapkan jaga jarak aman antar pengguna dengan membatasi jumlah orang per kereta untuk mengantisipasi kepadatan di dalam kereta.

Petugas akan melakukan penyekatan bila kondisi di stasiun maupun di dalam KRL sudah sesuai kuota. Agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access atau menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk.

"Aturan tambahan lainnya yang ada selama masa pandemi ini juga tetap berlaku. Aturan tambahan ini mencakup tidak berbicara saat berada di dalam kereta, lansia dan pengguna dengan barang bawaan yang besar hanya diizinkan menggunakan KRL pada pukul 10:00 – 14:00 atau di luar jam-jam sibuk, serta anak balita sementara belum diizinkan naik KRL," pungkasnya. (Put/OL-09)

Baca Juga

Antara

243 Kasus Omikron Transmisi Lokal Terdeteksi di DKI

👤Ant 🕔Senin 17 Januari 2022, 23:27 WIB
"Total kasus omikron di DKI ada 825, terpapar dari luar negeri 582, yang transmisi lokal atau nonpelaku perjalanan luar negeri 243...
MI/Rahmatul Fajri

Polisi Terbitkan SP3 Kasus Mafia Tanah Tukang AC

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 17 Januari 2022, 20:32 WIB
POLRES Metro Jakarta Barat mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam kasus mafia tanah dengan korban tukang AC, Ng Je...
Medcom

Penetapan Raperda Tangsel 2022 Jangan Tabrak Regulasi

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 17 Januari 2022, 20:22 WIB
DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, telah memasukan 24 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ke Program Pembentukan Perda...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya