Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi menggelar vaksinasi covid-19 secara jemput bola atau door to door kepada warga.
Program vaksinasi door to door by name by address itu dilakukan serentak pada 56 Kelurahan di Kota Bekasi, dengan jumlah stok vaksin covid-19 yang harus dihabiskan sebanyak 751 ribu dosis.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pihaknya memiliki stok dosis vaksin sebanyak 751 ribu, yang siap didistribusikan kepada masyarakat Kota Bekasi yang belum melakukan vaksin.
Dari kuota vaksin yang ada itu, Wali Kota Bekasi mengintruksikan seandainya target vaksinasi dibreakdown ke 24 ribu pegawai, sehingga target dosis yang siap didistribusikan sejumlah 31 dosis per orang.
"Seandainya kita siasati dengan breakdown 751 ribu dosis vaksin ke setiap pegawai Pemkot Bekasi, maka akan menghasilkan target pencapaian sekitar 31 dosis setiap orangnya," jelas Rahmat Effendi, Kamis (30/9).
Menurutnya, jika herd immunity atau kekebalan komunitas telah terbentuk, tidak akan ada lagi kecemasan warga masyarakat akan penyebaran wabah covid-19 di Kota Bekasi.
Sementara Lurah Jati Cempaka Amir bersama tim kelurahan, yang didalamnya terdiri dari tenaga kesehatan (nakes) berkeliling langsung menyasar warga yang belum mendapatkan vaksinasi.
Amir mengatakan, pemerintah menggelar vaksinasi door to door, merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi.
"Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak, intruksi langsung pimpinan agar vaksinasi ini dapat menyeluruh didapatkan masyarakat," ujar Amir.
Ia mengungkapkan, banyak kesibukan warga sehingga belum mendapatkan vaksinasi. Dengan jemput bola, pihaknya selaku pemerintah hadir langsung ke lingkungan masyarakat.
"Sebagian warga belum sempat datang ke sentra vaksin yang ada karena kesibukan kerja dan lainnya. Kami turun langsung datangi warga ke rumah-rumah hingga pangkalan ojek," tegas Amir.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak takut divaksinasi. Pasalnya, vaksin covid-19 aman, sehat, dan halal.
Sementara Madali, salah seorang warga yang mendapatkan vaksinasi mengapresiasi kegiatan vaksinasi door to door.
"Apresiasi dengan kegiatan vaksinasi, karena petugas datang langsung berikan vaksin. Repot jika harus datang dan antri. Kalau ini saya dapatkan dosis kedua, dan lurah langsung dateng menyapa warga,' ujar Madali
Kota Bekasi termasuk wilayah yang pengendalian kasus Covid-19 terbaik se-Jawa Barat. Pemkot Bekasi terus melakukan percepatan vaksinasi bagi seluruh warganya dengan tujuan untuk mencapai 70% herd immunity.(OL-13)
Baca Juga: Barcelona Kalah Telak di Markas Benfica
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved