Sabtu 18 September 2021, 17:52 WIB

Anies Pecat dengan Tidak Hormat PNS yang Korupsi

Theofilus Ifan Sucipto | Megapolitan
Anies Pecat dengan Tidak Hormat PNS yang Korupsi

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan memberhentikan tidak hormat pegawai negeri sipil (PNS) atas nama Tri Prasetyo Utomo. Tri yang merupakan staf Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Barat itu terbukti melakukan korupsi.

Pemberhentian tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 989 Tahun 2021. Keputusan ditandatangani Anies pada 16 Agustus 2021.

"Terbitnya Kepgub telah berdasarkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta, Maria Qibtiya, dalam keterangan tertulis, hari ini.

Maria menyebut keputusan itu dengan Nomor 36/Pidsus TPK/2020/PN.Jkt.Pst tanggal 11 November 2020. Keputusan telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Baca juga: Walkot Bekasi Minta Pekerja Segera Divaksin Covid-19

"Yang bersangkutan dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan, serta membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan," papar dia.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi DKI Jakarta, Yayan Yuhanah, mengatakan Tri sempat menggugat surat keputusan pemberhentian dirinya.

Namun gugatan itu gugur lantaran dinilai tidak sesuai prosedur. Yayan menturkan keberatan pemberhentian seharusnya diajukan banding administratif kepada Badan Pertimbangan ASN melalui Badan Pertimbangan Pegawai.

Sedangkan Tri menggugat surat keputusan itu ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). "Gugatan digugurkan dalam proses dismissal sebelum masuk persidangan," ujar dia.

Proses dismissal merupakan proses penelitian terhadap gugatan yang masuk di PTUN oleh Ketua Pengadilan. Dalam proses tersebut, Ketua Pengadilan melalui rapat permusyawaratan memutuskan dengan dilengkapi pertimbangan-pertimbangan bahwa gugatan yang diajukan tidak diterima. (Medcom.id/OL-4)

Baca Juga

Antara

Soal Ganti Rugi Rusunami Petamburan, DKI Klaim Ikuti Putusan Pengadilan 

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 15:52 WIB
Diketahui, sejumlah warga yang tinggal di Rusunami Petamburan mengadukan Pemprov DKI ke Ombudsman, agar memberikan ganti rugi terkait...
AFP

Tips Memilih Password yang Aman Agar Tidak Mudah Ditebak

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 15:09 WIB
Konsultan keamanan siber Teguh Aprianto memberikan kiat untuk memilih kata kunci yang aman demi menghindari risiko-risiko yang tak...
Dok MI/Rommy Pujianto

16 Pengendara Motor Jatuh Akibat Jalanan Licin di Depok

👤Kisar Rajaguguk 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:44 WIB
jatuhnya belasan orang pengendara sepeda motor akibat ceceran tanah dari truk pengangkut tanah menimbun aspal sehingga kondisi jalan aspal...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya