Minggu 12 September 2021, 13:00 WIB

Polisi Gerebek Tempat Karaoke di Bekasi, 1 Orang Positif Narkoba

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Polisi Gerebek Tempat Karaoke di Bekasi, 1 Orang Positif Narkoba

Dok. MI
Ilustrasi Narkoba

 

JAJARAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melaksanakan patroli protokol kesehatan (prokes) di kawasan Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (11/9) malam. Dari patroli tersebut, polisi menggerebek tempat karaoke di Bekasi dan Jakarta Selatan yang masih beroperasi di atas pukul 21:00 WIB atau melewati batas operasional yang ditetapkan pada PPKM Level 3.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Suhermanto mengatakan pihaknya menggerebek tempat karaoke The Rome Executive Karaoke & Lounge di Bekasi. Ia mengatakan saat dicek terdapat 15 pengunjung dan polisi lalu melakukan tes urine kepada para pengunjung tersebut.

Baca juga: Warga Bekasi Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Massal dengan Vaksin Pfizer

"Setelah kita lakukan cek urine, di antara tamu itu satu orang positif (narkoba) dan saat ini sudah kami amankan di kantor," kata Suhermanto, di Jakarta, Minggu (12/9).

Setelah itu, Suhermanto mengatakan pihaknya melanjutkan patroli di wilayah Jakarta Selatan dan menemukan Moonshine Dine and Lounge yang masih beroperasi dan melanggar PPKM Level 3, karena pengunjung melebihi kapasitas.

"Di sana kita lihat tadi, kita ketahui pengunjungnya cukup banyak. Itu lebih dari 100 orang," ungkapnya.

Petugas lalu melakukan tes urine dan swab antigen kepada para pengunjung dan karyawan dan dinyatakan hasilnya negatif. Namun, polisi mengamankan satu orang dari kafe tersebut karena kedapatan membawa obat penenang.

"Satu membawa obat penenang. Saat ini masih didalami bahwa obat tersebut ada dari izin dokter atau tidak. Orang tersebut sudah kami amankan di kantor," kata Suhermanto.

Lebih lanjut, kedua kafe tersebut telah dipasang garis polisi, karena melanggar PPKM Level 3. Selanjutnya, kata Suhermanto, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk sanksi denda atau administrasi terhadap dua kafe tersebut. 

Selain itu, kedua kafe tersebut juga dipersangkakan dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit. Suhermanto mengatakan pihaknya telah melimpahkan kasus tersebut ke Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

"Dari dua tempat ini semuanya kami lakukan police line. Untuk tindak selanjutnya nanti kami serahkan kepada reskrim untuk perkara pidana umumnya," katanya. (OL-6)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Kapolri Percepat Capaian Target Vaksinasi di Sumut

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 17 September 2021, 14:39 WIB
Sigit menekankan kepada Forkopimda Sumut, ke depannya untuk terus meningkatkan akselerasi vaksinasi. Tujuannya, agar target dari Jokowi...
Antara

Hasil DNA Rampung, Jenazah Korban LP Tangerang Siapl Diserahkan ke Keluarga

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 17 September 2021, 14:37 WIB
"Saya baru dapat hasil DNA, bhwa jenazah satu WNI sudah keluar hasil DNA-nya," papar Ahmad saat ditemui di Gedung Humas Polri,...
MI/Tim Grafis

Wagub Tegaskan Mutasi Kepala BPK Tak Ada Kaitan Dengan Formula E

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 17 September 2021, 14:22 WIB
Mutasi dan rotasi di dalam sebuah organisasi, institusi, maupun perusahaan adalah hal yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya