Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN massa yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Masyarakat untuk Keadilan (Formula) melakukan unjuk rasa menuntut dibatalkannya Formula E di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (6/9) siang.
Pendiri Formula, Neti Manurung mengatakan pihaknya menilai penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta pada tahun depan bukanlah sebuah kepentingan yang mendesak. Ia menilai saat ini yang lebih banyak kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. Ia meminta Gubernur Anies DKI Jakarta untuk menggunakan anggaran untuk kepentingan masyarakat luas.
"Rakyat sedang banyak membutuhkan sembako, kemanusian, sosial atau apapun itu, tapi Anies Baswedan membuat anggaran Rp4,4 triliun untuk Formula E yang tidak ada urgensinya untuk negara kita, terutama DKI," kata Neti.
Neti juga menyoroti balapan mobil listrik yang nantinya akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas). Ia mengatakan seharusnya kawasan Monas dijaga kelesetariannya dan bukan malah menyulapnya menjadi sirkuit balapan mobil listrik.
Baca juga: PSI Klaim Masyarakat Dukung Interpelasi Formula E
"Monumen Nasional yang dari dulu kita jaga kelesetariannya, tiba-tiba hadir seorang Gubernur DKI Anies Baswedan yang merasa dia gubernur seperti presiden yang bisa semena-mena menghancurkan Monas. Dia bikin Formula E," kata Neti.
Unjuk rasa yang dilakukan Neti dan kelompoknya sempat ricuh setelah petugas mengamankan salah satu peserta aksi yang kedapatan tidak mengenakan masker. Peserta yang lain kemudian melakukan perlawanan yang membuat petugas melepaskannya. Unjuk rasa kemudian bubar setelah salah satu peserta aksi diizinkan untuk bertemu dengan salah satu perwakilan DPRD DKI Jakarta.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 49 Tahun 2021 yang memerintahkan ajang Formula E sebagai kegiatan prioritas yang harus terselenggara pada 2022.
Perhelatan Formula E di Jakarta semula dijadwalkan pada 6 Juni 2020 itu kemudian harus ditunda, karena pandemi Covid-19. Ajang balap mobil listrik itu ditargetkan berlangsung pada Juni 2022 bertepatan dengan ulang tahun DKI Jakarta.
Namun, penyelenggaraan itu dipertanyakan sejumlah partai seperti PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kedua partai tersebut mengajukan interpelasi atau meminta penjelasan dari Anies terkait penyelenggaraan Formula E tersebut. (OL-4)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
AJANG Formula E kembali digelar di Jakarta, Sabtu (21/6), sekaligus menandai komitmen berkelanjutan ABB dalam mendorong mobilitas ramah lingkungan dan elektrifikasi industri.
Balapan di Jakarta dimenangi Dan Ticktum yang tampil stabil sepanjang lomba.
PEMBALAP asal Inggris, Dan Ticktum mengaku cukup emosional setelah berhasil keluar sebagai juara di balapan Formula E Jakarta 2025 di Jakarta International ePrix Circuit.
PEMBALAP tim CUPRA KIRO, Dan Ticktum, meraih kemenangan perdananya di Kejuaraan Dunia Formula E.
Mitch Evans mengaku antusias kembali berlaga di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang menjadi lokasi putaran ke-12 Kejuaraan Dunia Formula E 2024-2025.
Jakarta memiliki keunikan tersendiri sebagai tuan rumah karena lokasi sirkuit yang berada di tengah kota namun tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved