Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya (PMJ) menangkap dua pelaku pembobolan data aplikasi PeduliLindungi.com. Keduanya mengakses data kependudukan secara ilegal dan membuat sertifikat vaksin yang terhubung kepada apliaksi tersebut. Diketahui, salah satu dari pelaku adalah pegawai kelurahan.
“Terjadinya illegal access atau pencurian data aplikasi PeduliLindungi yang diatur dalam Pasal 30 dan 32 UU No 19 tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 tahun 2008 tetang Transaksi dan Informasi Eelektronik (ITE),” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Iman kepada wartawan di Polda Metro Jaya,” Jumat (3/9).
Adapun modus operandi yang dilakukan dengan pelaku yang mempunyai akses ke data kependudukan, pelaku ini memiliki akses ke pcare. Salah satu pelaku berinisial HH bisa membobol data kependudukan masyarakat karena bekerja di Kelurahan Muara Karang.
Untuk kemudian, melakukan kerja sama dengan rekannya yakni FH untuk menjualnya kepada publik.
"Mengapa dia miliki akses data NIK dan bisa akses? Karena yang bersangkutan adalah pegawai pada kelurahan di Muara Karang. Dia paham betul untuk bisa dapatkan sertifikat vaksinasi dan bisa dipergunakan dalam PeduliLindungi disyaratkan dua hal," jelasnya.
Baca juga : Diingatkan Ancaman Pidana terkait Viralnya Sertifikat Vaksin Jokowi
Lebih lanjut dijelaskan, modus HH membuat sertifikat vaksin pada sistem pcare BPJS yang terkoneksi dengan apliaksi PeduliLindungi tanpa prosedur yang ditentukan.
Pasalnya, masyarakat akan mendapat sertifikat vaksin setelah melakukan vaksin covid-19. Untuk kemudian, dilakukan input data secara manual oleh petugas inputor. Kemudian setelah mengunduh aplikasi PeduliLindungi nanti akan terbit sertifikat tersbeut.
“Karena dia memiliki akses dan mengetahui username dan password pcare maka dia bisa menjual sertifikat vaksin tersebut,” jelasnya.
Kemudian, rekannya yang merupakan pelaku berinisial FH ini menjualnya di Facebook miliknya dengan nama akun Tri Putra Heri. Dikehui keduanya membuat sertifikat vaksin tanpa perlu melakukan vaksinasi dan terhubung ke PeduliLindungi denga harga Rp370 ribu per satu kartu vaksin.
Kedua pelaku ini memanfaatkan situasi pandemi covid-19 saat ini. Pasalnya kepemilikan sertifikat vaksinasi menjadi salah satu syarat untuk melakukan perjalanan dan mengunjungi tempat-tempat tertentu.
“Pelaku yang ditangkap memanfaatkan situasi masyarakat yang ingin mendapatkan sertifikat vaksinasi yang dapat dipergunakan untuk melakukan perjalanan atau kunjungi ke tempat yang wajibkan gunakan platform PeduliLindungi," jelasnya. (OL-2)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
POLDA Metro Jaya memberlakukan rotasi dan mutasi mulai dari posisi Kapolsek, Kasat Reskrim, serta Kasat Lantas di sejumlah polres
Para tersangka baru mulai menjual hasil rakitannya setelah memastikan senjata tersebut berfungsi dengan peluru tajam.
Modus yang digunakan para pelaku tergolong berani, yakni memanfaatkan platform digital untuk memasarkan barang ilegal tersebut secara terbuka.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan Richard Lee untuk mendalami keterangan tambahan.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved