Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA ada 242 pedagang Pasar Cisalak, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat belum mendapat vaksinasi covid-19. Total pedagang di sana tercatat sebanyak 812 orang.
"Sisanya ada 242 pedagang, Saya dapat info mereka yang belum menjalani vaksinasi akan disuntik vaksin lusa, atau hari Senin (23/8)," kata Kepala Pasar Cisalak, Sutisna, Sabtu (21/8).
Sutisna menyebut, pedagang pasar menjadi prioritas vaksinasi karena mereka setiap hari berinteraksi dengan masyarakat pembeli.
Tim vaksinator akan menyuntik mereka di Aula Lantai III Pasar Cisalak. Jika semua pedagang sudah menjalani vaksinasi covid-19, menurut Sutisna, semakin memberikan kepercayaan diri kepada pedagang saat berinterkasi dengan konsumen. Konsumen juga tenang berbelanja di Pasar Cisalak karena pedagangnya sudah divaksinasi semuanya.
"Sebaran covid-19 harus kita tangani secara serius walaupun situasinya mulai membaik di Kota Depok," tukasnya.
Sutisna meminta kepada seluruh pedagang yang telah menjalani vaksinasi harus tetap taat protokol kesehatan. "Pedagang harus jaga protokol kesehatan tak boleh lengah, sebab yang rugi mereka kalau covid merebak lagi," pesan Sutisna.
Salah satu pedagang Pasar Cisalak, Betty mengaku belum divaksin covid-19."Saya belum vaksin tapi sudah diberitahu dan disuruh ke Aula Lantai III Senin 23/8), " kata Betty.
Menurut Betty, para pedagang harus tetap mematuhi protokol kesehatan saat berinteraksi dengan pembeli. Karena untuk kebaikan semuanya. "Semoga vaksinasi ke pedagang ini mencegah penularan covid-19 di Pasar Cisalak," harapnya (OL-13)
Baca Juga: Erma: Seribu Vaksin untuk Warga Cilacap dan Banyumas Percepat Herd Immunity
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved