Rabu 04 Agustus 2021, 18:55 WIB

Polda Metro Ungkap Pengiriman 1 Kg Sabu dari Nigeria

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Polda Metro Ungkap Pengiriman 1 Kg Sabu dari Nigeria

Antara
Anggota Polda Metro Jaya menyiapkan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkoba jenis sabu.

 

DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Metro Jaya (PMJ) berhasil mengungkap kasus pengiriman narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram (kg), yang diduga dikendalikan jaringan Nigeria-Indonesia.

Kepala Bidang Humas PMJ Kombes Yusri Yunus menjelaskan bahwa pengungkapan paket berisi sabu berawal dari informasi terkait paket dari Nigeria. Setelah itu, kepolisian menelusuri lebih lanjut informasi tersebut bersama Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Polisi Pastikan Kasus Narkoba Nia-Ardi Tetap Berlanjut

Petugas kepolisian kemudian mengetahui bahwa paket sabu tersebut memiliki alamat tujuan ke daerah Kunciran, Tangerang. Pada Kamis (15/7) lalu, polisi menciduk satu tersangka berinisial RR, yang menerima paket tersebut.

Awalnya, RR hendak menerima paket tersebut dan bersiap di depan salah satu minimarket. RR lalu menghentikan mobil tersebut dan hendak mengambil paket. Namun, dia tidak mengira bahwa petugas pengiriman merupakan anggota kepolisian yang tengah menyamar.

“Pada saat yang bersangkutan mengambil barang dari pengiriman paket dan menandatangani serah terima dari barang tersebut, kemudian kita lakukan penangkapan,” papar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/8).

Baca juga: Polisi Ungkap 16 Kg Sabu dari Afrika Selatan Diselundupkan dalam Patung

Saat ini, pihaknya masih mendalami pengiriman barang haram tersebut. Berikut, pelaku yang terlibat dalam jaringan narkoba lintas negara tersebut.

"Ini masih kita kembangkan. Apakah masih ada di atasnya. Tetapi, RR ini sudah kita lakukan penahanan. Semoga ini bisa berkembang siapa otak di atasnya. Kerena ini kejahatan lintas negara,” pungkas Yusri.(OL-11)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto.

Sidang Pekan Depan, JPU Hadirkan Delapan Saksi Fakta Kasus Unlawful Killing

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:47 WIB
Penasihat hukum terdakwa, Henry Yosodiningrat, meminta agar nanti saksi tersebut dihadirkan secara satu per satu dan pihaknya ingin...
MI/Andri Widiyanto.

Penasihat Hukum Terdakwa Unlawful Killing tidak Keberatan Atas Dakwaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:33 WIB
Namun demikian, lanjut Henry, ada beberapa catatan sesuai dengan uraian penuntut umum sendiri yang dianggap perlu diangkat dan diketahui...
MI/Andri Widiyanto.

Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Dijerat Pasal Pembunuhan dan Penganiayaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:21 WIB
Briptu Fikri disebut termasuk ke dalam salah satu orang yang menyebabkan tewasnya empat laskar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya