Selasa 03 Agustus 2021, 17:36 WIB

Vaksinasi Massal Kolaborasi Polri dan IPB University Sasar 5.000 Warga

Dede Susianti | Megapolitan
Vaksinasi Massal Kolaborasi Polri dan IPB University Sasar 5.000 Warga

MI/Dede Susianti.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di IPB University, Darmaga, Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/8).

 

KEPOLISIAN Republik Indonesia (Polri) menggelar vaksinasasi massal dengan menyasar sebanyak 5.000 warga di Bogor, Selasa (3/8). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung vaksinasi yang digelar berkolaborasi dengan IPB University dan Inspira di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW) Kampus IPB Dramaga.

Saat itu Kapolri didampingi Wakapolda Jabar, Bupati Bogor, Rektor IPB University, dan Kapolres Bogor. Kapolri mengatakan kegiatan hari ini mengakselerasi vaksinasi yang merupakan bagian dari program pemerintah dalam rangka menghadapi pandemi covid-19.

"Hari ini saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Pak Rektor dan rekan-rekan dari ormas kepemudaan dan mahasiswa IPB yang hari ini memberikan kesempatan untuk kita bekerja sama dalam rangka mengakselerasi vaksinasi, program pemerintah, program Bapak Presiden," kata Listyo dalam keterangan persnya usai tinjauan.

Kapolri menyebutkan bahwa saat ini secara angka kasus covid-19 masih cukup tinggi. Akan tetapi secara nasional saat ini jumlah kasus sudah turun, 20 ribu sampai 23 ribu rata-rata per hari. Sebelumnya, angka tersebut pernah mencapai 65 ribu per hari.

"Artinya masih perlu kerja keras agar kita semua bisa segera terbebas dan bisa pulih. Saat ini memang sangat berat. Salah satu strategi untuk menghadapi covid-19 adalah kegiatan vaksinasi seperti hari ini," katanya.

Untuk vaksinasi yang digelar di IPB, Kapolri menyebutkan secara keseluruhannya sebanyak 10 ribu dosis. "Hari ini 5.000. Kemudian akan ada lanjutan 5.000 lagi. Jadi kapasitas 10 ribu kami sediakan. Terus akan berlanjut. Saya informasikan ke kapolda dan ke polres setempat, kita siap lanjutkan vaksinasi," katanya.

Menurut Rektor IPB University Arif Satria, hari itu merupakan momentum untuk percepatan vaksinisasi. Pihaknya pun memberikan apresiasi atas yang dilakukan Polri untuk mempercepat vaksinasi mahasiswa, keluarga dosen, dan masyarakat lingkar kampus yang ada di Darmaga.

Dia menyebut kegiatan tersebut sebagai upaya membantu pemerintah dan pemerintah daerah untuk perluasan cakupan vaksinasi. "Alhamdulillah di IPB saat ini kita sudah menjadikan sebagai sentra vaksinasi," kata Arif.

Dalam kesempatan itu, Arif juga melapor ke Kapolri bahwa pihaknya juga telah menyediakan tempat isolasi mandiri untuk gejala ringan dengan kapasitas saat ini kurang lebih 300 tempat tidur.

Baca juga: Anies: Warga Belum Vaksin Tidak Boleh Berkegiatan di luar Rumah

Selain itu, Arif juga menyampaikan bahwa pihaknya juga sudah berhasil membuat oksigen konsentrator kerja sama dengan LIPI. "Alhamdulillah sekarang sedang mengembangkan oksigen konsentrator plant yang nanti akan kami kerja samakan dengan pemerintah kota dan kabupaten untuk bisa mengatasi masalah kelangkaan oksigen. Jadi sekali lagi terima kasih khusus kepada Inspira yang telah mensukseskan acara ini dan terima kasih menjadi mitra IPB untuk melaksanakan," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Rano Karno Komitmen Kembangkan Kampung Wisata dan Sanggar Kesenian

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:21 WIB
Konsep kafe terbuka dengan nuansa perkebunan, yang berada di tengah pemukiman penduduk, itu menjadi daya tarik...
Dok. Pribadi

Pemkot Tangsel Diminta Lebih Peduli Memajukan Olahraga 

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:06 WIB
"Kami berharap pemerintahan kota atau Pemkot Tangsel dapat menggandeng pihak swasta dalam hal pembinaan dan apresiasi...
MI/Ricky Julian

DKI PPKM Level 2, Jumlah Sekolah Peserta PTM Terbatas Belum Akan Ditambah

👤Widhoroso 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 22:57 WIB
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan belum menambah jumlah sekolah peserta Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dalam...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya