Rabu 28 Juli 2021, 21:23 WIB

Rumah Isolasi Terpusat untuk Buruh Pabrik Kawasan Industri Kabupaten Bekasi

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Rumah Isolasi Terpusat untuk Buruh Pabrik Kawasan Industri Kabupaten Bekasi

DOK Pribadi.
Polres Metro Bekasi dan Pemkab Bekasi meluncurkan rumah isolasi untuk buruh pabrik, Rabu (27/7).

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) bersama Polres Metro Bekasi menyediakan kawasan perumahan sebagai tempat isolasi terpusat perawatan pasien covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan bagi karyawan pabrik dan industri di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/7).

Rumah isolasi yang terletak di Kawasan Industri Jababeka, tepatnya New Beverly Hills, Cikarang, itu mampu menampung 660 tempat tidur untuk pasien, termasuk tenaga kesehatan. Fasilitas yang tersedia menggunakaan dana CSR dari para pengusaha yang berada di kawasan industri.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan dalam peresmian yang berlangsung Rabu (27/7) mengatakan, lebih dari 60% kasus covid-19 di Pemkab Bekasi didominasi oleh karyawan atau pekerja. Karenanya, pusat isolasi terpusat ini khusus bagi karyawan yang bekerja di seluruh kawasan industri di Kabupaten Bekasi. Para pengusaha memiliki andil besar untuk memutus rantai penyebaran virus korona.

Karena itu, menurut dia, pihaknya bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, terutama Apindo, sehingga terwujud tempat isolasi terpusat ini. "Semua akan terintegrasi dan tidak perlu menunggu waktu lama bagi pasien yang terpapar," ujar Kombes Hendra dalam sambutannya.

"Selain itu ada gerakan Berani (Bekasi Berantas Pandemi) yang bertujuan menurunkan tingkat penularan dengan 3T, yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). Selain itu akan digencarkan vaksinasi bagi masyarakat sehingga targetnya tiga sampai empat bulan ke depan akan tercipta herd immunity di Bekasi," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan kenaikan kasus kematian dari pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah terjadi lantaran kondisi tempat tidak memadai. Dia menyebut sebagian besar atau 80% pasien yang isoman mengalami penurunan kondisi sehingga saat masuk ke rumah sakit kondisinya sudah telanjur parah. Ini, katanya, meningkatkan angka kematian.

Pemerintah Kabupaten Bekasi lantas mengambil langkah untuk memfasilitasi pasien yang terpapar covid-19 di tempat isolasi secara terpusat. Mereka bergotong-royong menyiapkan tempat isolasi terpusat di kawasan industri yang anggarannya diambil dari dana CSR.

Baca juga: RTC dan Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Gratis Bagi 300 Warga DKI  Jakarta

"Ada yang memberi Rp10 juta, Rp25 juta, Rp50 juta, tetapi fasilitas dan pelayan yang diberikan sama semua ke pasien. Dana CSR nanti dikelola oleh Apindo untuk menyelenggarakan pusat isolasi mandiri. Karyawan (yang terpapar) nanti isolasinya di sana yang lebih memadai fasilitas kesehatannya. Ada fasilitas penjemputan yang kami sediakan," ujarnya. Selain memperbanyak tempat isolasi terpusat, Pemkab Bekasi juga mendorong percepatan program vaksinasi di kawasan industri supaya para pekerja mempunyai imunitas terhadap paparan covid-19. (RO/OL-14)

Baca Juga

Antara

Positivity Rate di DKI Makin Turun, Kini Hanya 0,6%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:20 WIB
Pemprov DKI terus menggencarkan vaksinasi covid-19. Untuk vaksin dosis pertama sudah mencapai 10,79 juta orang dan dosis kedua menyasar...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Polisi: Utang Rp1 Juta di Pinjol Ilegal Membengkak jadi Rp50 Juta

👤zaenal arifin 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:10 WIB
Masyarakat yang menjadi korban pinjol ilegal mengalami ganguan kejiwaan setelah mengetahui total pinjaman yang harus dibayar berkali-kali...
Antara/Indiranto Eko Suwarso

Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Monas Belum Dibuka untuk Wisatawan 

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 18:29 WIB
Dia menambahkan, saat ini UPT Monas sedang menunggu keputusan pemerintah untuk diizinkan kembali...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya