Jumat 16 Juli 2021, 19:38 WIB

Polisi Tangkap Geng Motor Pencuri Kotak Amal di Bekasi

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Polisi Tangkap Geng Motor Pencuri Kotak Amal di Bekasi

Dok. MI
Ilustrasi puluhan tersangka yang terlibat dalam kasus geng motor.

 

POLDA Metro Jaya (PMJ) menangkap geng motor bernama "Brutal" yang menyerang sebuah warung kopi di wilayah Bekasi, sekaligus mengambil kotak amal.

Adapun polisi telah menetapkan tujuh orang dari geng motor tersebut sebagai tersangka. Namun, PMJ baru mengamankan dua anggota geng motor berinisial S dan MS. Serta, satu penadah hasil begal berinisial D.

"Ada 5 yang masih buron, tapi identitasnya sudah kita kantongi yang melakukan pembegalan," ungkap Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus, Jumat (16/7).

Baca juga: Bubarkan Balap Liar, Polisi Justru Dikeroyok Geng Motor

Yusri menjelaskan geng motor itu diketahui menyerang sebuah warung kopi di di kawasan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih, Bekasi, pada Selasa (13/7) subuh. Dengan membawa sebilah parang, geng motor juga merampas kotak amal berisi uang sekitar Rp800 ribu. 

Lalu, pelaku berinisal S merampas ponsel milik pengunjung warung kopi tersebut. Namun, korban berusaha membela diri saat ponselnya diambil. Alhasil, S mengayunkan parang ke dada korban hingga meninggal dunia.

"Setelah dibawa ke rumah sakit, korban meninggal dunia. Dua pelaku ini kemudian merebut ponsel milik korban dan melarikan diri," tutur Yusri.

Baca juga: Pencuri 21 Tabung Gas Melon Diancam Tujuh Tahun Penjara

Kemudian, polisi melakukan penyelidikan dan menciduk penadah ponsel hasil curian berinisial D di Jakarta Timur. Setelah dilakukan pengembangan, polisi menangkap dua pelaku berinisial S di Pondok Gede dan MS di Jati Bening.

Dari keterangannya, pelaku nekat berbuat kriminal untuk membeli minuman keras. Pun saat melakukan aksinya, pelaku dalam pengaruh minuman beralkohol.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 9 dan/atau 15 tahun penjara, karena korban meninggal dunia. Sedangkan pelaku penadah D, dipersangkakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara.(OL-11)

 

Baca Juga

Antara

Positivity Rate di DKI Makin Turun, Kini Hanya 0,6%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:20 WIB
Pemprov DKI terus menggencarkan vaksinasi covid-19. Untuk vaksin dosis pertama sudah mencapai 10,79 juta orang dan dosis kedua menyasar...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Polisi: Utang Rp1 Juta di Pinjol Ilegal Membengkak jadi Rp50 Juta

👤zaenal arifin 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:10 WIB
Masyarakat yang menjadi korban pinjol ilegal mengalami ganguan kejiwaan setelah mengetahui total pinjaman yang harus dibayar berkali-kali...
Antara/Indiranto Eko Suwarso

Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Monas Belum Dibuka untuk Wisatawan 

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 18:29 WIB
Dia menambahkan, saat ini UPT Monas sedang menunggu keputusan pemerintah untuk diizinkan kembali...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya