Kamis 17 Juni 2021, 19:51 WIB

Selain Jual Bahan Kimia, Teroris JAD Bogor juga Mengajarkan Pembuatan Bom

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Selain Jual Bahan Kimia, Teroris JAD Bogor juga Mengajarkan Pembuatan Bom

Antara
Ilustrasi petugas kepolsian saat mengamankan barang bukti dari rumah terduga teroris.

 

TERDUGA teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial KDW, 30, yang ditangkap di Kota Bogor, Jawa Barat, merupakan penyedia bahan kimia untuk pembuatan bom. Tidak hanya itu, KDW juga menjual bahan kimia tersebut.

"Jadi dia tidak ada pekerjaan tetap, tapi swasta. Swasta yang menjual bahan-bahan kimia. Ternyata bahan kimia yang dijual, digunakan sebagai bahan peledak," ungkap Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Kamis (17/6).

Baca juga: Densus 88 Ciduk 1 Terduga Teroris JAD di Bogor

Lebih lanjut, Ramadhan menyebut KDW juga berperan sebagai admin grup WhatsApp. KDW mempelajari penggunaan bahaan kimia, seperti dekstran, sodium borate, hingga HCL. Setelah mempelajarinya, KDW mengajarkan penggunaan bahan kimia untuk pembuatan bom kepada anggota JAD lain di grup WhatsApp tersebut.

"Jadi tidak hanya menjual, tapi juga memberikan pelajaran," papar Ramadhan.

Adapun KDW telah menjual bahan kimia kepada sejumlah terduga teroris JAD, yang sudah ditangkap tim Densus 88 Polri beberapa waktu lalu. Seperti, terduga berinisial PHP yang ditangkap pada Februari 2016.

Baca juga: Kapolda Fadil Imran Ungkap 4 Kelompok Mafia Priok yang Dibekuk Polisi

Lalu, WB yang ditangkap pada Oktober 2019. Diketahui, KDW menjual bahan kimia berjenis backpowder kepada WB. Kemudian, KDW juga menyuplai bahan kimia kepada terduga teroris berinisial WHK, yang ditangkap 8 Mei 2021.

Terakhir, KDW juga menyuplai bahan kimia kepada terduga teroris berinisial, ZA yang ditangkap pada 29 Maret lalu. Sebelumnya, Densus 88 menangkap terduga teroris berinisial KDW di Bogor. Polri mengungkap KDW berperan sebagai penyedia bahan baku untuk bom.(OL-11)

 

Baca Juga

Antara

Positivity Rate di DKI Makin Turun, Kini Hanya 0,6%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:20 WIB
Pemprov DKI terus menggencarkan vaksinasi covid-19. Untuk vaksin dosis pertama sudah mencapai 10,79 juta orang dan dosis kedua menyasar...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Polisi: Utang Rp1 Juta di Pinjol Ilegal Membengkak jadi Rp50 Juta

👤zaenal arifin 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:10 WIB
Masyarakat yang menjadi korban pinjol ilegal mengalami ganguan kejiwaan setelah mengetahui total pinjaman yang harus dibayar berkali-kali...
Antara/Indiranto Eko Suwarso

Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Monas Belum Dibuka untuk Wisatawan 

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 18:29 WIB
Dia menambahkan, saat ini UPT Monas sedang menunggu keputusan pemerintah untuk diizinkan kembali...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya