Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI E DPRD Provinsi DKI Jakarta mendorong RSUD Cengkareng dan RSUD Tarakan mengevaluasi pengelolaan limbah medis mengingat persoalan tersebut tengah menjadi sorotan komisi antirasuah (KPK).
“Karena KPK sudah menyoroti, saya ingat akhir tahun kemarin (2020) KPK sudah menyoroti di DKI dan Makassar itu potensi terjadinya korupsi limbah medis sangat besar. Peningkatan limbah medis ini selama Covid-19 berlangsung lama dan panjang, sehingga tonase-nya banyak sekali dan harganya berfluktuatif,” ujar Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria.
KPK sebelumnya telah menemukan sejumlah masalah terkait tata kelola limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dari fasilitas kesehatan. Sejumlah kasus pembuangan limbah medis di tempat publik sebagai akibat masalah tata kelola. Termasuk terbatasnya jumlah dan kapasitas pengolahan, hingga lemahnya pengawasan.
Komisi E meminta agar seluruh RSUD di DKI Jakarta melakukan pembenahan, sehingga pengelolaan limbah medis yang selama dilakukan berlangsung transparan dan akuntabel.
“Kita berharap tidak ada di DKI seperti itu. Karena cukup besar, kalau 1 ton sehari dikalikan 30 hari angkanya cukup besar,” ungkap Iman.
Sementara itu, Direktur RSUD Cengkareng Bambang Suheri mengatakan pihaknya telah berupaya agar peningkatan limbah medis di masa pandemi covid-19 saat ini dapat terkendali. Pasalnya, peningkatan limbah medis secara signifikan di RSUD Cengkareng yang telah menembus 1.200 K\kg per hari.
“Memang ketika pelayanan covid-19 ada peningkatan yang sangat luar biasa. Biasanya per hari 600 sampai 700 kilogram, dengan adanya Covid-19 bisa 1.000 sampai 1.200 (per hari), namun di bulan Mei-Juni ini sudah mulai penurunan,” terangnya.
Baca juga: Persi: Rumah Sakit Tidak Main-main dengan Limbah Medis
Meski demikian, pihaknya terus memperhatikan aspek kesehatan lingkungan sekitar dalam pengelolaan limbah medis. Setidaknya, RSUD Cengkareng telah bekerja sama dengan pihak ketiga agar pengelolaan limbah medis di tengah pandemi covid-19 dapat terkendali sesuai aturan.
“Pengelolaannya kita dengan pihak ketiga, dengan perjanjian diangkut tiap hari dengan kapasitas 1.000 hingga 1.200 muatan,” terangnya.
Hal senada juga Direktur RSUD Tarakan Jakarta Dian Ekowati. Ia menerangkan, pihaknya juga mengalami peningkatan limbah medis di masa pandemi covid-19. Namun, tingginya limbah medis cenderung diakibatkan oleh pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap untuk penanganan pasien covid-19.
“Kalau biasanya antara 300 kemarin bisa sampai 2 kali lipatnya,” terangnya.
Namun demikian, ia memastikan RSUD Tarakan tetap disiplin agar pengelolaan limbah medis dapat terus dilakukan sebagaimana mestinya. Meskipun, pengelolaan limbah medis di RS Tarakan masih dilakukan bersama pihak ketiga melalui proses lelang.
“Karena mengelola limbah itu butuh persyaratan khusus yang izin pengelolanya itu harus dari kementerian lingkungan hidup. Makanya kami mempihak ketigakan karena tidak kami memiliki inserenator dan lahan untuk mengelola limbah secara memadai,” tukas Dian.(OL-5)
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.
RATUSAN jarum suntik limbah media ditemukan di Pantai Legian Bali, Senin pagi (28/7/2025) oleh wisatawan
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggerebek lokasi pembuangan limbah medis rumah sakit secara ilegal di wilayah Kabupaten Banjar.
PT TBS Energi Utama Tbk mengakuisisi Arah, setelah Asia Medical Enviro Services (AMES) yang berbasis di Singapura pada Agustus 2023.
Kendala dihadapi untuk penanganan limbah, yakni soal akses pengangkutan serta penyimpanan di daerah pelosok
Saat ini, PMI tengah melakukan investigasi terhadap temuan sejumlah limbah kantong darah di TPS Junok, Bangkalan, Madura. Sebagian limbah bertuliskan 'HIV' itu masih terisi darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved